KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Peningkatan prestasi mahasiswa/i Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura bisa terwujud melalui program Student Mobility. Baik prestasi secara akademik maupun non akademik yang merupakan bagian dari indikator sebuah keberhasilan di kampus. Hal tersebut diungkapkan Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Tarbiyah IAIN Madura Dr. Fathor Haliq, Minggu (17/12/2023).
Menurutnya, prestasi akademik dan non akademik menjadi bagian terpenting bagi mahasiswa/i selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Sehingga, sebagai penunjang dari program Student Mobility hanya mengacu pada 4 pilar. Masing-masing, karakter dan kepribadian mahasiswa, membangun karakter keilmuan, memiliki dampak positif dan mampu mengawal politik kebangsaan.
“Jadi kami tetap memberikan reward untuk mahasiswa/i, baik akademik maupun non akademik. Berupa dana stimulan. Hal ini untuk menopang motivasi mahasiswa/i lainnya agar bisa mengasah potensinya untuk membuahkan prestasi,” ujarnya kepada Kabar Madura.
Pihaknya menuturkan, tahun 2022 kemarin sedikitnya ada 29 peraih prestasi yang sudah memperoleh reward. Sedangkan tahun ini ada 72 prestasi yang diraih oleh mahasiswa. Apabila selama ini skripsi hanya untuk memperoleh nilai, maka kedepan akan menunjang agar setiap mahasiswa/i memberikan skripsi terbaik.
“Indikatornya tembus di jurnal bereputasi atau nanti diujikan dan ditambah dengan prestasi kepenulisan, jadi setiap prodi ada satu orang,” tuturnya.
Diharapkan, agar semua pemangku kebijakan agar terus mendorong lahirnya lingkungan prestasi akademik maupun non akademik di setiap daerah. Terutama di empat kabupaten di Madura. Sehingga kesiapan generasi masa depan untuk berdedikasi terhadap bangsa dan negara bisa terus terwujud. Minimal setiap mahasiswa/i memiliki daya kritis.
“Baik kritis di ruang sosial dan bisa menjawab beberapa kajian, ayo membuat kelompok kajian dimana berbicara secara ilmiah, tapi datanya harus valid,” harapnya.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Totok Iswanto





