KABAR MADURA | Persepam Pamekasan mulai memetakan kekuatan lawan jelang Babak 8 Besar Liga 4 PSSI Jawa Timur 2025/2026. Laskar Ronggosukowati tergabung di Grup NN bersama Persid Jember, Tripel’s Kediri, dan Persenga Nganjuk.
Babak 8 besar diprediksi tidak akan mudah bagi Persepam. Sebab, tiga tim yang tergabung dalam satu grup itu sama-sama berstatus juara grup pada babak 16 besar, sehingga kualitas permainan dinilai cukup merata dan kompetitif.
Asisten pelatih Persepam Deddy Kurniawan mengatakan, seluruh tim yang lolos ke fase ini memiliki kekuatan yang patut diwaspadai. Namun, dia menilai Persenga Nganjuk sedikit lebih diuntungkan karena berstatus sebagai tuan rumah.
“Semua klub tentu kami waspadai. Tapi memang Nganjuk sedikit diuntungkan oleh faktor X, karena menjadi tuan rumah. Seperti kehadiran suporter sendiri yang secara tidak langsung itu bisa memberikan atmosfer pertandingan yang berbeda bagi pemain,” jelasnya, Kamis (29/1/2026).
Meski demikian, Deddy menegaskan, pihaknya tidak hanya berfokus pada satu lawan. Kekuatan Persid Jember, Tripel’s Kediri, dan Persenga Nganjuk telah dianalisis secara menyeluruh melalui rekaman pertandingan sebelumnya.
Selain mempelajari kekuatan lawan, intensitas latihan Persepam juga mulai ditingkatkan, terutama pada aspek taktikal. Hal itu dilakukan agar para pemain mampu memahami skema permainan yang akan diterapkan sesuai dengan karakteristik lawan yang dihadapi.
Manajemen dan tim pelatih menargetkan Persepam Pamekasan dapat tampil maksimal di babak krusial ini demi membuka peluang melangkah lebih jauh di kompetisi sepak bola Indonesia.
“Tanggal 2 Februari kami sudah mulai tanding. Di laga perdana 8 besar ini kami lawan tuan rumah, yakni Persenga Nganjuk,” tukasnya. (nur/zul)





