Jambore Kader Posyandu Sampang, Tingkatkan Kebersamaan dan Mengapresiasi Kiprah Kader

News43 views

KABAR MADURA | Guna terus dapat meningkatkan kebersamaan dan memberikan apresiasi terhadap para kader posyandu di Kabupaten Sampang, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang gelar jambore kader tingkat kabupaten dan mewisuda para kader yang sudah lulus 25 kompetensi.

Dalam acara yang dihelat di Pendopo Trunojoyo Sampang pada Kamis (3/10/2024) tersebut, dihadiri Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto, ketua Dharma Wanita Persatuan, perwakilan Dinkes Jawa Timur, kepala Dinkes KB Sampang beserta jajarannya, pimpinan OPD terkait, camat se-Kabupaten Sampang, ketua TP PKK kecamatan se-Sampang.

Selain itu, hadir juga para kepala puskesmas se-Kabupaten Sampang, tim Pokjanal Posyandu Sampang, para kader posyandu se-Sampang dan wisudawan yang lulus 25 kompetensi serta para tamu lainnya.

Kepala Dinkes KB Sampang dr Abdulloh Najich menuturkan, digelarnya jambore kader posyandu dan wisuda tersebut, sebagai reward dan apresiasi terhadap para kader yang sudah memiliki 25 kompetensi dasar dan apresiasi kepada kader-kader yang nanti secara bertahap untuk uji kompetensi tersebut.

Kegiatan jambore kader tahun 2024 itu diikuti oleh 154 peserta dari 14 kecamatan di Sampang. Para kader yang sudah lulus ujian 25 kompetensi dinilai sudah menempuh perjalanan yang sangat panjang dan luar biasa.

“Jambore kader ini dalam rangka meningkatkan kebersamaan para kader kader posyandu se-Sampang, karena melalui pertemuan ini, para kader ini bisa berbaur dan saling mengasah keilmuan melalui lomba kader yang diadakan nanti,” tutur dr Najich dalam sambutannya.

Saat ini terdapat 4.206 kader posyandu di Sampang, dengan 3.423 kader telah mengikuti pelatihan dan 44 kader telah menjalani penilaian dan mendapatkan 25 kompetensi.

Di tempat yang sama, Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto mengatakan, para kader posyandu berperan aktif sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak, maka penting untuk terus meningkatkan kompetensinya seiring dengan program transformasi layanan primer dari pemerintah pusat.

Untuk itu, dirinya menekankan pentingnya dukungan lintas sektor, terutama dari desa, untuk membantu pengembangan kader yang kompeten dan siap menjalankan fungsinya di masyarakat dan menjadi wadah penting bagi para kader untuk saling berbagi ilmu, pengalaman, serta inovasi dalam pelayanan posyandu.

“Kegiatan jambore kader Posyandu ini, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, melainkan dapat menjadi motivasi bagi para kader posyandu untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di berbagai wilayah tugasnya,” ungkapnya.

Rudy juga berpesan agar para kader posyandu terus berperan sebagai katalisator yang menghubungkan masyarakat dengan tenaga kesehatan dalam menghadapi berbagai permasalahan kesehatan, termasuk stunting.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para kader atas pengabdian dan kerja keras mereka yang tanpa lelah. semangat pengabdian ini terus ditingkatkan dan menebar manfaat yang lebih besar lagi bagi masyarakat kita,” terangnya. (sub/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *