Kemarau Belum Usai, Distribusi Bantuan Air Bersih di Pamekasan Dihentikan

News84 views

KABAR MADURA | Distribusi bantuan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan di Pamekasan dihentikan. Padahal, saat ini masih masuk musim kemarau.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Kesiapsiagaan dan Pengendalian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Zainal Mistuki mengatakan, pendistribusian air bersih itu dihentikan lantaran wilayah  terdampak kekeringan sudah mendapatkan semua bantuan air tersebut.

“Sejatinya, terakhir pendistribusian pertengahan Oktober. Tersisa dua minggu lagi. Tapi sejauh ini desa terdampak sudah tersalurkan (air bersih) semua,” ungkapnya, Senin (30/9/2024).

Kendati demikian, lanjut Mistuki, pihaknya bukan lantas tidak akan melakukan penyaluran sama sekali. Menurutnya, BPBD Pamekasan akan tetap melakukan penyaluran apabila dalam keadaan darurat atau ada pengajuan.

Sementara itu, salah seorang warga asal Polagan, Kecamatan Galis, Hendrawan, mengatakan, droping air yang disalurkan oleh pemerintah diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat yang terdampak kekeringan. Meski saat ini sudah mulai turun hujan, masih tidak bisa menutupi kekeringan di wilayahnya. Oleh karena itu, dia berharap, bantuan air bersih tersebut tetap dilaksanakan hingga musim hujan.

“Memang sudah dilakukan pendistribusian, tapi saya harap bantuan itu tetap berlanjut, baik itu ada pengajuan tambahan atau tidak, sampai musim hujan,” tuturnya.

Untuk diketahui, terdapat 269 dusun dari 76 desa yang tercampak kekeringan tahun ini. Puluhan desa tersebut tersebar di 11 kecamatan.  Rinciannya, 188 dusun masuk kering langka dan 81 dusun termasuk kering kritis. (nur/zul)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *