KABAR MADURA | Sejak ditutup pada 27 Maret 2025, sentra pedagang kaki lima (PKL) di eks stasiun PJKA atau yang biasa disebut tapsiun akan dibuka kembali di akhir April atau pekan pertama Mei.
Keputusan tersebut, seperti yang direncanakan Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman usai bertemu dengan PKL tapsiun. Penutupan sementara itu, awalnya dilakukan untuk penataan ulang. Alasannya, agar berdampak baik terhadap penghasilan PKL. Tataletak yang baru akan berbentuk huruf U, sehingga di tengah-tengah lokasi tersebut bisa dikosongkan.
“Harus dibuka, eks PJKA tidak boleh ditutup. Kami akan tetap buka nanti, apa pun tantangannya, karena kami sudah bertemu hampir seratus persen dari pedagang,” paparnya, Kamis (24/5/2025).
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Ismail juga mendesak Pemkab Pamekasan untuk segera mengambil keputusan karena berkaitan dengan sumber penghasilan PKL. Selain itu, pemkab diminta menginformasikan yang berpotensi melanggar dan tidaknya.
“Mungkin satu-satunya harapan mereka dari berjualan itu,” kata Ismail. (rul/waw)





