KABAR MADURA | Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan verifikasi lapangan (verlap) ke RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan, Selasa (30/7/2024). Verlap ini berkenaan dengan terakreditasinya RSUD Smart sebagai rumah sakit pendidikan permanen.
Direktur RSUD Smart Pamekasan dr. Raden Budi Santoso mengatakan, verlap itu untuk tetap menjaga mutu kualitas sebagai rumah sakit pendidikan satu-satunya di Pamekasan. Sebab pada dasarnya, RSUD Smart telah terakreditasi sebagai rumah sakit pendidikan.
“Verlap ini untuk tetap menjaga mutu sebagai rumah sakit pendidikan, mulai layanana, SDM, fasilitas, dan lainnya. Jadi harus di verlap untuk terakreditasi secara permanen,” ungkapnya, Rabu (30/7/2024).
Budi menyebutkan, kurang lebih terdapat delapan instansi pendidikan yang rutin mengirimkan mahasiswanya untuk belajar di RSUD Smart Pamekasan. Untuk itu, pihaknya harus tetap menjaga mutu layanan dan sarpras yang memadai sesuai dengan standar Kemenkes. Sebab, sebagai rumah sakit pendidikan, semuanya harus sesuai dengan aturan.
Dia menyebut, RSUD Smart menerima pendidikan dokter spesialis mata, dokter koas, vokasi fisioterapi, farmasi, perawat, dan lainnya. Setelah diverlap, ungkap dr. Budi, pihaknya akan mendapatkan rekomendasi-rekomendasi perbaikan hasil dari verlap tersebut.
“Verlap ini semacam evaluasi. Kira-kira apa saja yang perlu diperbaiki atau dilengkapi. Seperti kelengkapan dokumen. Lembaga pendiddikan yang bekerjasama dengan kami di antaranya UNAIR, UB, UMM, UIM, UNIJA, dan lembaga pendidikan lainnya,” tutupnya.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





