Ketua Paguyuban Pabrik Rokok Sumenep Pastikan Kawal Harga Tembakau

Berita, Pertanian210 views

KABAR MADURA | Menjelang musim panen tembakau 2025, Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok (PR) Sumenep, H. Syafwan Wahyudi mengatakan komitmennya untuk mengawal penetapan titik impas harga tembakau (TIHT) agar benar-benar berpihak pada petani.

Menurutnya, penetapan TIHT oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep merupakan langkah strategis yang sangat berarti bagi perlindungan petani dari permainan harga.

“Dengan adanya acuan harga yang jelas, petani mendapat kepastian, dan pengusaha bisa mengatur strategi pembelian bahan baku lebih matang. Ini penting untuk menstabilkan pasar tembakau,” ujarnya.

H. Syafwan menekankan, pengusaha rokok di Sumenep siap bersinergi dengan pemerintah dan petani untuk memastikan harga yang sudah ditetapkan tidak dilanggar.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Genjot PAD dari Wisata hingga Pajak Digital, Bupati: Demi Percepatan Pembangunan

“Kami akan ikut mengawasi, agar tidak ada petani yang terpaksa menjual di bawah harga TIHT karena tekanan tengkulak atau kebutuhan mendesak,” tegasnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Baginya, harga yang adil bukan hanya melindungi petani, tapi juga menjaga kualitas tembakau lokal. Kalau petani merasa dihargai, mereka akan menghasilkan tembakau terbaik.

“Dampaknya langsung terasa bagi industri rokok lokal yang bisa bersaing di pasar yang ketat,” tambahnya.

Sebelumnya Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo menyebut TIHT sebagai bentuk perlindungan nyata bagi petani. Dengan pasokan tembakau yang diperkirakan menurun akibat cuaca kurang bersahabat sejak awal tahun.

Baca Juga:  Pererat Silaturrahmi dengan Halalbihalal, PKDI Sumenep Punya Tantangan Pascaefisiensi Anggaran

Adapun TIHT 2025 Kabupaten Sumenep ditetapkan Tembakau Gunung: Rp67.929/kg (naik 1,41%) Tembakau Tegal: Rp63.117/kg (naik 2,46%) Tembakau Sawah: Rp46.142/kg (naik 0,10%)

“Pemerintah optimistis harga pasar akan tetap berada di atas titik impas,” paparnya. (ara/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *