KABAR MADURA | Di tengah ketegangan dengan Israel dan Amerika Serikat membuat keadaan Iran sampai saat ini masih belum sepenuhnya pulih. Kondisi itu diungkap Hisam, salah satu mahasiswa asal Bangkalan yang sedang menempuh pendidikan magister di salah satu universitas di Iran.
Dia mengaku di beberapa titik di kota Teheran pada Jumat (13/3/2026) masih terdapat serangan rudal. Bahkan di antara waktu subuh dia mendengar sekitar 10 dentuman rudal yang menggelegar.
“Hingga saat ini masih diserang, letusan terjadi di beberapa tempat,” terangnya.
Namun, menurutnya meski serangan masih berlangsung keadaan di sana relatif kondusif dan terdapat keterangan tentang pawai al-Quds sebagai aksi penolakan terhadap pendudukan Israel di Palestina berjalan normal.
“Relatif aman bahkan pawai massa al Quds lancar, dan sekolah atau kampus tetap berjalan meski mau memasuki masa libur Nauruz, yakni tahun baru kalender Syamsi,” papar dia.
Akan tetapi, Hisam menyebut pasca terjadi perang tingkat keamanan diperketat, dan akses internet dibatasi. Bahkan dia risau dengan keadaan perekonomian di sana, sebab harga bahan- bahan mulai melambung tinggi.
“Iya pengamanan diperketat, sering terjadi pemeriksaan dokumen, dan bahan pokok naik dari harga sebelumnya,” tutup dia. (fik/waw)





