Masuk Musim Hujan, 1.692 Balita di Sumenep Terserang Diare

Berita, News151 views

KABAR MADURA | Pada musim hujan di akhir tahun 2024 ini, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mencatat 5.922 terserang diare, 1.692 kasus di antranya adalah balita.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg. Ellya Fardasah melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Achmad Syamsuri mengakui bahwa jumlah tersebut cukup tinggi, wilayah paling tinggi adalah di Kecamatan Bluto.

“Penyakit diare ini terjadi kapan saja, tetapi pada saat hujan ini biasanya lebih banyak,” katanya, Senin (16/12/2024).

Menurutnya, masyarakat perlu mewaspadai penyakit yang disebabkan infeksi virus atau bakteri di usus besar yang berasal dari makanan atau minuman yang dikonsumsi tersebut. Selain itu, diminta mencegahnya dengan memastikan air dan makanan bersih hingga matang, menjaga kebersihan lingkungan, membiasakan anak mencuci tangan, dan memberikan anak vaksin rotavirus.

Baca Juga:  Kebebasan Pers Kampus Terikat Fakta di Lapangan

“Saat ini juga yang perlu diantisipasi adalah banyaknya lalat yang hinggap pada makanan, setelah itu dimakan manusia, makanya banyaknya lalat saat ini dapat berpengaruh terhadap cepat terjangkitnya penyakit diare itu,” tuturnya.(imd/waw)

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Penderita Diare di Sumenep

Balita: 1.692 kasus

Usia 5 tahun ke atas:  4.230 kasus

Total: 5.922 kasus

Paling tinggi di Kecamatan Bluto: 966 kasus

Paling Rendah di Kecamatan Batuan: 30 kasus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *