Mayoritas Tidak Tersentuh Bansos, Dinsos P3A Sumenep Berdalih Anggaran Terbatas

News121 views

KABARMADURA.ID | SUMENEP Realisasi bantuan sosial (bansos) khusus warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas tahun 2024 mendatang belum bisa dipastikan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitas Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep Fajarisman, Kamis (14/12/2023).

Dia mengaku, cukup ragu untuk memastikan ketersediaan bansos lansia maupun pengadaan disabilitas tahun 2024 mendatang. Sebab ketersediaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) cukup terbatas. Bahkan cukup banyak lansia dan penyandang disabilitas yang hanya memperoleh bantuan seadanya.

“Jika mengandalkan APBD jelas cakupannya tidak akan menyeluruh, karena dananya terbatas,” ujarnya kepada Kabar Madura.

Baca Juga:  Katimkab Pamekasan Ungkap Perubahan Kriteria Penerima PKH ke Desil 1-4

Menurutnya, di tahun 2022 kemarin hanya ada 91 lansia yang menerima bansos. Berdasarkan pendataan di instansinya, jumlah lansia mencapai 722 warga. Secara umum, ratusan lansia ini belum tersentuh bantuan, baik Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Bahkan hal serupa juga terjadi pada cakupan bansos khusus penyandang disabilitas.

“Dari jumlah 1.547 hanya ada 100 penyandang disabilitas yang mendapatkan bansos,” ucapnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Diharapkan, bantuan atau ukuran tangan tidak hanya mengandalkan APBD. Namun perlu adanya kepedulian antar sesama. Minimal menyisihkan harta untuk tanggap terhadap warga yang memang membutuhkan bantuan atau layak dibantu. “Artinya, jika dibandingkan dengan kemampuan APBD masih banyak lansia dan penyandang disabilitas belum menerima bansos,” tegasnya.

Baca Juga:  Kuota Sekolah Rakyat di Sumenep Masih Minim, Baru 38 Siswa Terdaftar

Pewarta: Moh. Razin

Redaktur: Totok Iswanto

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *