Selalu berkerja secara baik dan bagus. Itulah pijakan hidup Finance Officer LOC Madura United, Khairul Alamsyah.
KHOYRUL UMAM SYARIF, PAMEKASAN
Sosok yang lahir di Pamekasan 18 Februari 1961 itu memiliki caranya tersendiri untuk menjadi orang sukses. Setiap dia mengemban amanah dalam berbagai proses yang dilewatinya, selalu dilandasi niat ibadah. Makanya, kerja bagus dan kerja baik menjadi prioritas utamanya.
“Jadi orang sukses itu pertama harus kerja bagus, kerja baik, dan tentunya tidak usah berharap bayaran berapa atau tidak dibayar. Yang penting bekerja keras dan diniatkan ibadah,” paparnya, Rabu (9/7/2025).
Awal mula pria yang akrab disapa Pak Ilunk itu bergabung dengan Madura United ialah ketika dia dipercaya sebagai ketua Persatuan Sepak Bola Hizbul Wathan (PSHW), sebuah klub di bawah naungan Pemuda Muhammadiyah Pamekasan yang sudah masuk pada binaan PSSI.
Kemudian, pada 2005 dia mendapat kepercayaan untuk bergabung di Askab PSSI sebagai bendahara. Sejak itulah dia membersamai Persepam Pamekasan berlaga di Divisi 3, Divisi 2 dan sampai juga ke puncak yaitu Divisi 1 dan masuk ke Super Liga.
Dari situlah Pak Ilunk bertemu dengan Prof. Achsanul Qosasi. Sejak berdirinya Madura United di 2016 sampai saat ini, Pak Ilunk aktif terus di Madura United.
“Akhirnya pada 2016 saya diminta untuk menjadi Bendahara Madura United sampai 2020. Baru setelah Covid-19, saya diberi kewenangan mengelola keuangan di tingkat panitia pelaksana (Panpel),” imbuhnya.
Tokoh Muhammadiyah Pamekasan itu menyampaikan, jika dilihat dari latar belakang pekerjaan sebelumnya yang secara aktif menjadi seorang guru di sekolah menengah pertama (SMP) negeri 4 Pamekasan, sama sekali tidak nyambung dengan dunia olah raga.
Lantaran rasa cintanya untuk terus berada di Madura United, dia mengesampingkan itu semua, meski di awal bergabung dengan Madura United harus pintar-pintar membagi waktu, antara menjadi seorang guru dan terus membersamai setiap pertandingan Madura United.
“Saat ini sudah pensiun jadi guru, Pak AA sangat percaya kepada saya. Alhamdulillah, kalau Pak AQ sudah percaya penuh harus hati-hati. Dulu saya pernah difitnah korupsi. Tetapi setelah diklarifikasi oleh Pak AQ, beliau rupaya tidak termakan fitnah itu. Alhamdulilah,” imbuhnya.
Diakuinya, dia sempat mau pensiun dari Madura United ketika juga pensiun sebagai seorang guru PNS. Tapi karena ada permintaan dari Prof. AQ, akhirnya dia tetap bertahan sampai saat ini, sebab Madura United merupakan klub sepak bola kebanggaan masyarakat Madura.
“Semoga Madura United terus bisa berjaya,” harapnya. (nam)
BIODATA DIRI KHAIRUL ALAMSYAH
Tetala: Pamekasan, 18 Februari 1961
Alamat: Jalan Stadion Gg 4 Pamekasan.
Pengalaman Pendidikan
S1 Unira: Jurusan Kurikulum Teknologi Pendidikan
Pengalaman Pekerjaan
– Guru SMPN 4 Pamekasan
– Guru SMP Muhammadiyah Pamekasan
Organisasi
– Ketua Majelis pelayanan sosial PD MD Pamekasan 2015 sampai sekarang.
– Sekretaris Koperasi wiyata mandala SMPN 4 Pamekasan 1992 sampai sekarang.
– Ketua Takmir Masjid Nurul Huda balaikambang Pamekasan 2020 sampai sekarang.





