KABAR MADURA | Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep mengadakan lomba edukasi gizi seimbang dengan pemanfaatan pangan lokal, Sabtu lalu (25/1/2025). Kegiatan ini termasuk dalam rangkaian peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) 2025.
Kepala Dinkes P2KB Sumenep dr. Ellya Fardasah mengungkapkan, lomba edukasi ini bertujuan untuk mempromosikan pentingnya gizi seimbang dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.
“Ini sesuai dengan tema HGN 2025, yakni pilih makanan bergizi untuk keluarga sehat,” katanya kepada Kabar Madura, Minggu (2/2/2025).
Dia menjelaskan, pentingnya gizi seimbang dalam mendukung 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), seperti gizi ibu hamil sangat berpengaruh pada kesehatan bayi. Menurutnya, edukasi mengenai gizi perlu ditingkatkan agar masyarakat paham pentingnya konsumsi gizi yang baik.
“Kualitas gizi pada ibu hamil sangat berdampak pada tumbuh kembang bayi yang sehat,” imbuhnya.
Pihaknya berharap, lomba edukasi gizi ini juga dijadikan momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat, terutama untuk keluarga.
“Jangan hanya saat perlombaan, tetapi juga diedukasikan di puskesmas-puskesmas kepada masyarakat,” paparnya.
Lomba edukasi gizi ini tidak hanya mengedukasi, namun juga menjadi sarana kreativitas masyarakat dalam memperkenalkan pola makan sehat yang berbasis pada kearifan lokal. Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan memanfaatkan kekayaan pangan lokal yang kaya akan nutrisi.
Tidak hanya itu, dr. Ellya juga mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam penurunan angka stunting. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk kepala puskesmas, petugas gizi, promkes, dan lintas program lainnya.
“Alhamdulillah kegiatan ini sukses dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Persagi Sumenep Agus Mulyono, Ketua TP PKK Sumenep, dan akademisi dari Universitas Wiraraja, Ibu Ratna,” pungkasnya. (ara/zul)





