Nelayan Sumenep Mulai Rasakan Dampak Beroperasinya Pabrik Es Portable

Perikanan74 views

KABAR MADURA | Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono memastikan akan mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih atau KNMP di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-batang, Sumenep akan dipercepat. Hal itu ditegaskan Sakti Wahyu Trenggono saat melakukan kunjungan kerja di lokasi tersebut, Selasa (3/3/2026).

Menurut Trenggono, pembangunan KNMP merupakan strategi konkret untuk mendongkrak produktivitas dan menekan biaya operasional nelayan.

“Nanti sebentar lagi akan ada stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN),” ujarnya.

Pembangunan SPBN disebut menjadi prioritas karena selama ini nelayan harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan BBM. Dengan kehadiran fasilitas tersebut, biaya logistik diharapkan lebih efisien dan waktu melaut bisa dimaksimalkan.

Selain SPBN, pemerintah juga mengklaim telah mengoperasikan pabrik es portable yang kini mulai dimanfaatkan nelayan setempat. Fasilitas lanjutan seperti cool storage dan kendaraan berpendingin tengah disiapkan guna menjaga kualitas hasil tangkapan hingga sampai ke pasar.

Kualitas ikan yang terjaga, tegas Trenggono,  akan berdampak langsung terhadap harga jual. Dengan sistem rantai dingin yang memadai, nelayan tidak lagi dirugikan akibat penurunan mutu ikan.

“Yang kita bangun di sini, mudah-mudahan ini nanti bisa meningkatkan produktivitas bagi para nelayan yang ada di Sumenep,” katanya.

Secara teknis, pembangunan KNMP Dapenda dilaksanakan pada tahun anggaran 2025 dengan nilai kontrak mencapai Rp10,25 miliar. Total terdapat 26 item intervensi, mulai dari balai nelayan, bengkel, docking, sentral kuliner, musholla, shelter coldbox, hingga bantuan sarana produksi.

Bantuan tersebut meliputi 50 unit cool box, 10 mesin kapal, 220 alat tangkap. Sumenep dipilih karena memiliki potensi perikanan yang besar. Di Desa Dapenda tercatat 1.893 kepala keluarga, dengan 421 nelayan aktif dan 31 unit kapal. Komoditas utama yang ditangkap antara lain tongkol, kembung, cakalang, dan slengseng.

Baca Juga:  Enam Desa di Pamekasan Disiapkan Terima Bantuan Budi Daya Lele 2026

Program ini merupakan bagian dari peninjauan 100 titik KNMP secara nasional. Pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih dalam satu tahun sebagai bagian dari percepatan modernisasi kawasan pesisir. 

“Targetnya dalam setahun ini akan kita bangun seribu,” tegas Trenggono.

Di tingkat nelayan, dampak awal mulai dirasakan. Suryanto menyebut fasilitas es yang kini tersedia sangat membantu aktivitas melaut.

“Pembangunan kampung nelayan ini sangat bagus bagi masyarakat. Mulai kemarin, untuk fasilitas yang es ini sudah terjual,” ungkapnya. (ara/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *