PAC Gapura Pecah Kongsi dengan PKB, Deklarasi Dukung FINAL dan Siap Dipecat

Pilkada1,595 views

KABAR MADURA | Kendati Ketua DPC PKB Sumenep KH Imam Hasyim yang menjadi calon wakil bupati dari Achmad Fauzi Wongsojudo di Pilkada Sumenep, PAC PKB Gapura justru ikut deklarasi mendukung pasangan lawan, yakni Kiai Ali Fikri dengan KH Unais Ali Hisyam (FINAL).

Deklarasi untuk pemenangan pasangan FINAL itu dilakukan dengan jajaran keluarga besar Pondok Pesantren Al In’ Am Gapura.

Hal itu diketahui setelah beredar video berdurasi sekitar 1 menit yang menggambarkan Abd Rosik selaku Ketua PAC PKB Gapura Sumenep memilih ingin memenangkan pasangan FINAL, yang jelas-jelas tidak diusung PKB.

Menanggapi video yang beredar itu, Sekretaris DPC PKB Sumenep Syaiful A’la menyampaikan bahwa jelas pada Pilkada Sumenep 2024 ini partainya menjadi bagian dari kontestasi dengan mendampingi Achmad Fauzi Wongsojudo.

“Rekom itu yang harus diikuti oleh semua partai, apapun bentuknya, dan arahnya harus dilaksanakan pengurus partai, jadi siapa pun harus melaksanakan, bagi yang tidak melaksanakan ada evaluasi nanti,” kata dia.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Pihaknya memang menyadari tidak semua kader PKB tidak sepenuhnya mendukungnya, tetapi secara resmi belum ada laporan kepada DPC PKB Sumenep.

Secara tindakan, pihaknya masih belum melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan, karena ada mekanisme yang harus dilalui.

Salah satunya menggelar rapat pleno terlebih dahulu, materi dan laporan juga disesuaikan dengan keputusan rapat dan akan dilaporkan ke DPW PKB Jawa Timur, terkait persoalan tersebut.

“Kami sudah fokus cari suara dan konsolidasi , sekarang saatnya kita konsolidasi alias kampanye door  to door,” imbuhnya.

Ketua PAC PKB Gapura Abd. Rasik saat dikonfirmasi Kabar Madura mengaku siap dengan semua konsekuensi dari sikap politiknya yang mendukung pasangan FINAL. Sebab menurutnya, selaku alumni Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep, mempunyai kewajiban untuk mendukung calon dari pesantren di Kecamatan Guluk-Guluk tersebut, sebagai wujud balas budi terhadap guru.

“Kalau saya sendiri tetap sebagai orang PKB dan tetap hormat pada para muasisnya, maka kami tidak akan mundur, jika diberhentikan juga tentu kami siap dengan konsekuensi tersebut,” paparnya.(ara/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *