Pandangan Bupati Sumenep untuk Desa Wisata Keris

News249 views

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Desa Wisata Keris menjadi  sebutan untuk salah satu desa di Kecamatan Saronggi yakni Desa Aeng Tongtong Sumenep. Julukan itu disematkan karena berhasil berprestasi di ajang nasional Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) lantaran berhasil mengembangkan kebudayaan keris. 

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo seringkali mengungkapkan bahwa desa tersebut sering mengikuti pameran, sehingga pada akhir 2022 dinobatkan sebagai Desa Wisata berdasarkan besutan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Program pameran yang sering diikuti tersebut bertujuan untuk merawat, menjaga, dan melestarikan warisan budaya keris sebagai pusaka asli Indonesia, serta menjadikan Kabupaten Sumenep sebagai kota keris di Indonesia.  

Bupati Fauzi menambahkan, budaya melestarikan keris ini juga akan mampu menjadi pendongkrak ekonomi khususnya bagi pelaku usaha maupun penggemar keris atau benda pusaka lainnya.  

“Keris ini warisan dari para nenek moyang yang perlu dilestarikan. Namun terpenting tidak bertuhan kepada keris, tapi yang pasti ini harus dilestarikan,” tutur suami Nia Kurnia Fauzi itu.  

Pada tahun 2014, Sumenep diakui UNESCO sebagai kabupaten yang memiliki pengrajin keris terbanyak di dunia. Kemudian sebagai bentuk dukungan, pada tahun 2018, Desa Aeng Tong-tong dideklarasikan sebagai desa wisata keris. 

“Ada keistimewaan tersendiri yang terkandung dalam pusaka keris ini. Sehingga tidak hanya digemari masyarakat lokal, tetapi juga sampai ke level internasional,” imbuhnya. 

Pertama, Desa Aeng Tongtong memecahkan rekor MURI sebagai desa dengan empu keris terbanyak di dunia. Berikutnya, Desa Aeng Tong Tong juga dinobatkan sebagai juara I ADWI 2022 kategori daya tarik pengunjung. 

Dari prestasi ini, juga mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Dia juga menyampaikan rasa syukurnya.

Baca Juga:  Bupati Fauzi Doakan Petani Tembakau Sumenep Panen Melimpah dan Harga Jual Menguntungkan

Dikatakan Khofifah, capaian ini adalah buah dari keuletan dan kreativitas warga Desa Aeng Tongtong dalam melestarikan warisan budaya leluhur.

“Bangga bercampur bahagi Desa Aeng Tongtong, Sumenep berhasil menyabet beberapa prestasi,” paparnya waktu datang ke desa tersebut, pada awal tahun lalu.

Gubernur Khofifah mengakui keunggulan  yang menjadikan Desa Aeng Tongtong mampu memecahkan rekor MURI sebagai desa dengan empu keris terbanyak.

Pasalnya, di Desa Aeng Tongtong, Sumenep ini terdapat 446 terdiri empu pembuat keris, terdiri dari 440 empu laki-laki dan 6 empu perempuan. 

Diketahui, Desa Wisata Keris Aeng Tongtong ini menjadi salah satu dari tiga desa wisata di Indonesia yang memecahkan Rekor MURI dalam ajang ADWI 2022.

Pewarta: Moh. Razin

Redaktur: Wawan A. Husna

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *