KABAR MADURA | Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumenep sejauh ini hanya fokus pada kompetisi sepakbola junior. Hal itu masih dinilai sepakbola Sumenep minim perhatian.
Ketua Askab PSSI Sumenep Febmi Noerdiansyah mengatakan bahwa memang setiap tahun menyelenggarakan dua kompetisi, yaitu antarklub U-13 dan U-15.
“Saat ini pihaknya memilih lebih awal melaksanakan kompetisi U-15, kompetisi itu sudah bergulir sejak pekan lalu,” kata dia.
Belasan klub terlibat dalam kejuaraan tersebut, sehingga menjadi agenda rutin setiap tahun. Kompetisi ini memang penting untuk dilakukan. Sebab, melalui kompetisi ini akan meningkatkan semangat klub untuk berlatih.
“Kami meyakini itu merangsang munculnya bibit pemain sepak bola muda di Sumenep,” imbuhnya.
Salah satu pecinta sepakbola di Sumenep, Zainurrahman, menyampaikan bahwa mestinya ada kompetisi untuk usia 17 tahun ke atas, misalnya kompetisi antarkecamatan.
Hal itu selain menjadi hiburan juga menjadi penjaringan pemain tingkat dewasa di kabupaten paling timur Pulau Madura ini.
“Kalau dulu, kira-kira 3 tahun lalu ada laga antar kecamatan-kecamatan, itu juga menjadi ajang silaturahmi antar masyarakat Sumenep,” paparnya.
Sehingga dia berharap, Askab PSSI Sumenep segera mengadakan laga-laga yang telah lama tidak diselenggarakan tersebut. (ara/waw)





