KABAR MADURA | Pelatih Madura United Angel Alfredo Vera tidak ingin tren negatif di awal musim BRI Super League berlanjut saat bertandang ke markas Persik Kediri, Sabtu (16/8/2025).
Selain mematangkan sejumlah skema khusus untuk menantang skuad Macan Putih di Stadion Joko Samudro, Gresik, Laskar Sape Kerrab juga fokus untuk menguatkan chemistry tim yang belum terlihat maksimal saat kalah 1-2 dari Persis Solo pada laga perdana di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Sabtu (9/8/2025).
Alfredo Vera menilai, kurang maksimalnya chemistry yang terbangun antarpemain di setiap lini Madura United menjadi salah satu penyebab penting timnya kalah 1-2 pada laga perdana.
Meski dia memaklumi kondisi itu lantaran sebagian pemain baru bergabung dengan tim, namun tidak ingin hal itu berlanjut dan berdampak pada hasil pertandingan selanjutnya.
“Pada pertandingan pertama, mungkin pemain belum tampil maksimal, karena timing juga butuh chemistry antar pemain, disitu kelemahan yang akan segera kami perbaiki,” katanya, Kamis (14/8/2025).
Secara statistik, pada laga perdana tim asuhan Alfredo unggul dari Persis Solo, di mana Laskar Sape Kerrab menguasai ball possession di angka 54 persen berbanding 46 persen Laskar Sambernyawa.
12 tendangan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang lawan. Angka itu unggul dari Persis Solo yang hanya mencatatkan 8 tendangan dengan empat diantaranya mengarah ke gawang Miswar Saputra.
Sayangnya, Persis Solo lebih beruntung lantaran dua dari empat tendangan ke arah gawang Madura United berbuah gol.
Sementara, Balotelli dan kawan-kawan hanya mampu menyarangkan sebiji gol ke gawang Muhammad Riyandi. Hal itu yang kemudian menjadi catatan penting Alfredo Vera untuk segera memperbaiki chemistry pemain di lini serang Madura United.
“Kami sudah ada beberapa kesempatan untuk mencetak gol (saat melawan Persis Solo, red), kami evaluasi terus supaya nanti bisa dapat hasil bagus,” pungkasnya. (pin/waw)





