KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan belum mengajukan kebutuhan calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2026. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan Saudi Rahman, Minggu (22/6/2025).
Menurut Saudi, hingga saat ini belum ada permintaan kebutuhan formasi CASN dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Padahal, berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, permintaan kebutuhan formasi itu dilakukan antara bulan Maret hingga April.
“Nanti kami yang akan mengirim kebutuhan formasi CASN ketika sudah ada surat dari Kemenpan RB dan BKN,” ujar Saudi.
Dia menilai, kemungkinan lambatnya permintaan pengusulan formasi ini dikarenakan BKN masih fokus pada penataan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Kata Saudi, pengusulan kebutuhan formasi ini tidak semerta-merta diusulkan BKPSDM, melainkan berdasarkan usulan dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) melalui surat permohonan yang didahulukan.
“Kami sejauh ini masih belum melaksanakan rapat koordinasi untuk kebutuhan ASN di 2026. Jadi kami rapat koordinasi dulu dengan tim, disesuaikan dengan keperluan formasi, termasuk juga kemampuan APBD Pamekasan,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, jumlah ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan yang akan pensiun pada tahun ini sebanyak 270 orang. Mereka berasal dari guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. (rul/zul)





