Pemkab Sumenep Siap Dukung Penuh Peran Santri dalam Pembangunan Daerah

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mendorong peran aktif para santri dalam pembangunan daerah dan nasional, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak mulia.

Dorongan itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sumenep KH. Imam Hasyim saat menghadiri kegiatan keagamaan yang diikuti ratusan santri dan pengasuh pesantren.

Menurut Kiai Imam, santri memiliki posisi strategis sebagai generasi penerus bangsa yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak dan berkarakter kuat. Sebab itu, Pemkab Sumenep berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kemajuan dunia pesantren.

“Santri adalah benteng moral bangsa. Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap para santri terus berkontribusi bagi bangsa dan negara dengan mencerminkan akhlak terpuji di mana pun berada,” ujarnya.

Sumenep merupakan salah satu daerah dengan basis pesantren terbesar di Madura. Tercatat, terdapat sekitar 380 pesantren dengan jumlah santri mencapai 48 ribu orang. Kondisi itu, kata Politikus senior PKB itu, menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama untuk menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan agar terus berjalan seiring.

“Jumlah pesantren dan santri yang begitu banyak adalah potensi luar biasa. Karena itu, Pemkab Sumenep selalu membuka ruang kolaborasi dengan para kiai dan pengasuh pesantren untuk membangun daerah berbasis nilai-nilai keislaman dan kejujuran,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wabup Kiai Imam menegaskan, santri ke depan harus mampu tampil sebagai birokrat, pemimpin, dan pelayan masyarakat yang berlandaskan nilai religius serta integritas tinggi.

“Kami ingin santri tidak hanya menjadi penggerak spiritual, tetapi juga menjadi motor birokrasi yang bersih dan berakhlak. Sumenep membutuhkan birokrat-santri yang berjiwa melayani dan berorientasi pada kemaslahatan,” tuturnya.

Baca Juga:  Lesbumi Bedah Titik Koma Kesenian Sumenep

Pemkab Sumenep, lanjutnya, akan terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan keagamaan melalui program pemberdayaan, pelatihan, dan penguatan infrastruktur pesantren. Selain itu, Pemkab juga memberikan apresiasi atas dedikasi para santri dan kiai yang selama ini menjadi mitra penting dalam menjaga harmoni sosial dan spiritual di tengah masyarakat.

“Semangat santri adalah semangat pengabdian. Mereka bukan hanya menjaga agama, tetapi juga menghidupkan semangat kebangsaan. Ini sejalan dengan visi Sumenep yang unggul, mandiri, dan berwibawa,” pungkasnya. (ara/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *