KABAR MADURA | Antusiasme calon mahasiswa baru terhadap Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura) pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026 terus menunjukkan tren positif. Sejak dibuka pada 1 Maret, jumlah pendaftar gelombang pertama hampir menyentuh angka 200 orang.
Penanggung jawab (Penjab) PMB UNIBA Madura, Masfufatul Khoiriyah, menyebut capaian tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di kampus tersebut.
“Alhamdulillah, untuk gelombang pertama pendaftar sudah hampir menyentuh angka 200. Ini menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi dari calon mahasiswa,” ujarnya.
Dia menjelaskan, proses PMDK sebelumnya telah ditutup dan saat ini peserta sudah memasuki tahap daftar ulang. Sementara itu, pihak kampus masih menunggu penutupan resmi gelombang pertama pada 16 Mei 2026 untuk melihat tren peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Secara keseluruhan, jumlah pendaftar PMB saat ini telah berada di kisaran 500 hingga mendekati 600 orang dari target total 1.000 mahasiswa baru. Angka tersebut dinilai cukup menjanjikan karena tahapan penerimaan masih akan berlanjut ke gelombang berikutnya.
“Kalau berbicara target, memang masih belum tercapai karena ini masih gelombang pertama. Tapi secara angka sudah cukup bagus, apalagi nanti masih ada gelombang dua dan tiga,” jelasnya.
Untuk pilihan program studi, Prodi Manajemen kembali menjadi favorit calon mahasiswa. Tren ini konsisten terjadi dari tahun ke tahun. Selain itu, minat terhadap Prodi Informatika juga cukup tinggi, disusul Prodi Hukum, termasuk Hukum Bisnis sebagai program studi baru yang mulai diminati.
Menjelang penutupan gelombang pertama, Masfufatul Khoiriyah mengimbau para siswa yang baru lulus agar segera melakukan pendaftaran dan melengkapi biodata guna mengikuti tes online.
“Segera daftar, karena peluang beasiswa tidak selalu ada setiap waktu. Jangan sampai terlewat,” pesannya.
Sebagai informasi, gelombang kedua PMB UNIBA Madura akan dibuka mulai 17 Mei hingga 18 Juli 2026. Dengan tren antusiasme yang terus meningkat, UNIBA Madura optimistis mampu mencapai target penerimaan sekaligus memperkuat posisinya sebagai kampus pilihan di Madura. (ara/waw)






