Penyiapan Layanan KRIS RSUD Abuya Dikucur Anggaran Rp3,8 Miliar

News162 views

KABAR MADURA | Perubahan sistem kelas pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, yakni peningkatan mutu standar pelayanan melalui kelas rawat inap standar (KRIS), mulai disiapkan, salah satunya di RSUD Abuya Kangean Kecamatan Arjasa.

“Dalam hal itu RSUD Abuya Kecipratan dana khusus pelayanan KRIS senilai Rp3,8 miliar,” kata Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep Moh. Nur Insan, Rabu (12/6/2024).

Dijelaskan, anggaran itu untuk pekerjaan konstruksi, sehingga pada saat penerapan KRIS dapat berjalan sesuai aturan. Untuk saat ini paket pekerjaan tersebut sedang ditender di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Sumenep.

“Insya Allah dalam waktu diket dikerjakan, karena sudah proses lelang,” bebernya.

Diketahui, pada Rabu, 8 Mei 2024 lalu, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan resmi mengganti kelas BPJS Kesehatan I, II, dan II menjadi kelas rawat inap standar atau KRIS.

Dia menambahkan, pekerjaan itu paling tidak dilaksanakan Juli 2024, tergantung proses lelang selesai. Begitu tender selesai dan ditandatangani kontraknya, akan segera dikerjakan. Masih banyak yang berkaitan dengan proyek fisik Abuya Kangayan, semuanya hampir selesai lelang, yakni sekitar Rp10 miliar lebih.

Kasubbag Pengadaan Barang dan Jasa LPSE Sumenep Hanny Agus Andrian membenarkan bahwa proyek fisik untuk RSUD Abuya Kangayan baru masuk lelang, prosesnya paling lambat satu bulan.

“Begitu selesai lelang, akan langsung dipasrahkan ke organisasi perangkat daerah (OPD) agar segera dilakukan tanda tangan kontrak,” tegas dia.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Sumenep Ahmad Zainur Rahman menekankan agar pekerjaan proyek fisik pembangunan itu segera dilakukan. Sebab, saat ini sudah memasuki triwulan II dan hampir masuk triwulan III.

“Ini menyangkut pembangunan untuk pelayanan terhadap pasien, makanya disegerakan,” singkat politisi asal kepulauan ini.

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *