KABAR MADURA | Polres Bangkalan berhasil mengungkap 16 kasus tindak pidana selama periode Mei hingga Juni 2026. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (30/6/2026).
Dari belasan kasus tersebut, polisi mengamankan 20 tersangka beserta sejumlah barang bukti.
Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo menjelaskan, pengungkapan kasus itu merupakan respons atas maraknya tindak kriminal yang meresahkan masyarakat dan berpotensi mengganggu situasi keamanan serta ketertiban umum.
AKBP Wibowo menyebut, kasus yang berhasil diungkap didominasi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kedua jenis kejahatan itu selama ini menjadi perhatian masyarakat.
“Selama periode Mei sampai Juni 2026, kami berhasil mengungkap 16 kasus dengan 20 orang tersangka. Ini merupakan jawaban atas kinerja Polres Bangkalan dalam mengungkap kasus-kasus yang menjadi perhatian masyarakat dan mengganggu situasi kamtibmas,” ujarnya.
Dari total pengungkapan tersebut, sebanyak 11 kasus merupakan pencurian dengan pemberatan (curat) dengan 15 orang tersangka. Barang yang menjadi sasaran pencurian cukup beragam, mulai dari hewan ternak, kotak amal, blower AC, ayam, skotlet, mesin circle, laptop, tabung LPG, water meter, kabel, hingga telepon genggam.
“Lima kasus lainnya merupakan pencurian kendaraan bermotor dengan lima tersangka. Kendaraan yang berhasil diungkap berasal dari sejumlah lokasi berbeda,” ujarnya.
Menurut AKBP Wibowo, sebagian perkara yang ditangani telah dinyatakan lengkap atau P21 dan dilimpahkan ke kejaksaan. Sementara itu, beberapa kasus lainnya masih dalam tahap penyidikan.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan, jika dibandingkan dengan periode Januari hingga April 2026, intensitas kriminalitas di Bangkalan menunjukkan peningkatan.
Pada rentang empat bulan pertama tahun ini, Polres Bangkalan mengungkap lebih dari 20 kasus. Sementara itu, hanya dalam dua bulan terakhir, sedikitnya 16 kasus berhasil diungkap.
“Dalam empat bulan pertama jumlahnya lebih dari 20 kasus. Sementara hanya dalam dua bulan terakhir sudah ada 16 kasus yang berhasil kami ungkap,” pungkasnya. (fik/zul)





