KABAR MADURA | PT Perak Polana Alomampa, salah satu stasiun pengisian LPG 3 kg yang berlokasi di Desa Pekandangan Sangra, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, tepatnya di Jalan Raya Pamekasan–Sumenep, baru saja menjalani audit kinerja stasiun pengisian LPG (LPG Filling Station Performance Audit). Audit tersebut rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali.
Audit yang dilakukan oleh lembaga independen TÜV Rheinland ini bertujuan memastikan seluruh sarana dan prasarana di stasiun pengisian LPG berfungsi optimal, sesuai standar keselamatan, serta menjamin ketepatan takaran isi tabung LPG yang sampai ke masyarakat.
Manager PT Perak Polana Alomampa Ahmad Hasin menyampaikan bahwa audit rutin ini merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga kualitas pelayanan dan keselamatan kerja.
“Kami berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik, memastikan keamanan pekerja, serta menjamin ketepatan isi LPG sesuai standar 3 kilogram,” ungkapnya.
Audit ini juga menjadi bagian dari program pengawasan Pertamina dalam menjaga distribusi LPG subsidi tetap tepat sasaran. Laporan audit nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan internal, sehingga setiap temuan bisa ditindaklanjuti demi meningkatkan kinerja perusahaan.
Dengan adanya audit ini, diharapkan PT Perak Polana Alomampa dapat terus menjadi contoh stasiun pengisian LPG yang profesional, transparan, dan berkomitmen pada standar keselamatan serta kepuasan masyarakat pengguna LPG.
“Semua sesuai dengan regulasi yang ada intinya dan memuaskan konsumen,” pungkasnya. (ara/waw)





