KABAR MADURA | PT Pojur Grup terus menunjukkan komitmennya dalam mendistribusikan LPG subsidi 3 kilogram secara merata dan tepat sasaran kepada masyarakat di Madura.
Direktur Teknik PT Pojur Grup Syafwan Wahyudi menyampaikan, dengan menggandeng puluhan pangkalan resmi serta menghadirkan berbagai inovasi dalam layanan distribusi, PT Pojur berupaya memastikan kebutuhan energi masyarakat miskin dan pelaku usaha mikro tetap terpenuhi.
Dia juga menyebut bahwa pihaknya memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kelancaran distribusi LPG bersubsidi sesuai regulasi pemerintah.
“Kami bukan hanya menyalurkan LPG, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat. Setiap tabung yang kami distribusikan harus sampai tepat kepada yang berhak, tanpa ada permainan harga,” ungkap Syafwan.
PT Pojur Grup melalui unit usahanya seperti Pojur Real Madura Sumenep dan PT Berkat Kerja Keras Sumenep, tercatat mengelola lebih dari 55 pangkalan resmi di berbagai kecamatan. Dengan jaringan tersebut, ketersediaan LPG 3 kg bisa dijangkau hingga pelosok desa.

Beberapa langkah inovatif telah diterapkan untuk memudahkan masyarakat, di antaranya adalah kerja sama strategis dengan pangkalan LPG.
Memastikan suplai tetap tersedia dan pelayanan kepada konsumen berjalan optimal, termasuk pengawasan terhadap HET (Harga Eceran Tertinggi) di tingkat pangkalan.
Sistem Pembayaran Nontunai
PT Pojur kini mulai menerima pembayaran LPG dengan metode nontunai seperti transfer bank, sehingga memudahkan pelanggan dan mempercepat proses transaksi.
Selain itu, optimasi rute distribusi dengan mengatur ulang rute distribusi LPG dari agen ke pangkalan, PT Pojur berhasil menekan biaya operasional dan mempercepat waktu pengiriman.
“Kami mengedepankan efisiensi dan transparansi, agar distribusi LPG bisa berjalan cepat, aman, dan tanpa penyimpangan,” ujar Syafwan.
Distribusi LPG 3 kg sendiri berada dalam pengawasan ketat berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga badan usaha seperti Pertamina. Masyarakat kini juga berperan dalam pengawasan, terutama dengan kewajiban menunjukkan KTP saat pembelian LPG di pangkalan.
“PT Pojur mendukung penuh sistem ini dan berharap pemerintah terus memperkuat edukasi publik agar penggunaan LPG subsidi tepat sasaran,” pungkasnya. (ara/waw)





