Pulang tanpa Poin, RB Tetap Apresiasi Perjuangan Skuad Madura United 

Olahraga46 views

KABAR MADURA | Madura United harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC pada pekan ke-32 Super League 2025/2026, Senin (11/5/2026). Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung itu berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah.

Laskar Sape Kerrab sebenarnya sempat membuka harapan lebih dulu lewat gol cepat Jordy Wehrmann pada menit ke-4. Keunggulan 0-1 itu mampu dipertahankan hingga turun minum.

Namun, situasi berubah drastis di babak kedua. Bhayangkara FC berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-63. Hanya berselang tiga menit, tuan rumah kembali mencetak gol dan membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Tekanan yang terus dilancarkan The Guardians membuat Madura United kesulitan keluar dari tekanan. Bhayangkara FC kemudian memperbesar keunggulan pada menit ke-87 sekaligus memastikan kemenangan 3-1 hingga laga usai.

Baca Juga:  Lawan Madura United, Fabio Lefundes: Mereka Bakal Tampil Habis-habisan!

Hasil minor ini membuat Madura United gagal menjauh dari ancaman degradasi. Laskar Sape Kerrab masih tertahan di posisi ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 32 poin, hanya berjarak empat angka dari Persis Solo yang berada di zona merah.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Caretaker Pelatih Madura United Rakhmad Basuki tetap mengapresiasi perjuangan Pedro Monteiro dan kawan-kawan meski harus pulang tanpa poin. Menurutnya, mereka sudah bekerja keras sepanjang pertandingan.

“Saya sudah memprediksi bahwa tinggal menunggu waktu untuk Bhayangkara mencetak gol, sekuat apa pun kita bertahan. Karena intensitas serangan Bhayangkara sangat luar biasa, mereka mencoba bervariasi dari berbagai sektor, hingga akhirnya gol pertama mereka datang. Dan gol pertama ini yang merubah permainan,” jelas pelatih yang akrab disapa Coach RB itu.

Baca Juga:  Bawa Misi yang Tidak Mudah, Madura United Waspadai Kekuatan PSIM Yogyakarta 

Dia menambahkan, cedera yang dialami Iran Junior pada babak pertama membuat Madura United kehilangan sosok penting terlalu cepat. Kondisi itu dinilai cukup memengaruhi intensitas permainan Madura United.

Coach RB menegaskan, kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi agar Madura United bisa tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya demi memastikan tetap bertahan di Super League musim depan.

“Kami kehilangan pemain terlalu cepat. Kami kehilangan pemain yang bisa mengatur permainan. Tapi yang jelas, dari pertandingan akan menjadi evaluasi,” tegasnya.

Pertandingan berikutnya Madura United akan kembali melakoni laga away, yakni melawan PSIM Yogyakarta, Minggu (17/5/2026). (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *