KABAR MADURA | Madura United harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC pada pekan ke-32 Super League 2025/2026, Senin (11/5/2026). Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung itu berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah.
Laskar Sape Kerrab sebenarnya sempat membuka harapan lebih dulu lewat gol cepat Jordy Wehrmann pada menit ke-4. Keunggulan 0-1 itu mampu dipertahankan hingga turun minum.
Namun, situasi berubah drastis di babak kedua. Bhayangkara FC berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-63. Hanya berselang tiga menit, tuan rumah kembali mencetak gol dan membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Tekanan yang terus dilancarkan The Guardians membuat Madura United kesulitan keluar dari tekanan. Bhayangkara FC kemudian memperbesar keunggulan pada menit ke-87 sekaligus memastikan kemenangan 3-1 hingga laga usai.
Hasil minor ini membuat Madura United gagal menjauh dari ancaman degradasi. Laskar Sape Kerrab masih tertahan di posisi ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 32 poin, hanya berjarak empat angka dari Persis Solo yang berada di zona merah.
Caretaker Pelatih Madura United Rakhmad Basuki tetap mengapresiasi perjuangan Pedro Monteiro dan kawan-kawan meski harus pulang tanpa poin. Menurutnya, mereka sudah bekerja keras sepanjang pertandingan.
“Saya sudah memprediksi bahwa tinggal menunggu waktu untuk Bhayangkara mencetak gol, sekuat apa pun kita bertahan. Karena intensitas serangan Bhayangkara sangat luar biasa, mereka mencoba bervariasi dari berbagai sektor, hingga akhirnya gol pertama mereka datang. Dan gol pertama ini yang merubah permainan,” jelas pelatih yang akrab disapa Coach RB itu.
Dia menambahkan, cedera yang dialami Iran Junior pada babak pertama membuat Madura United kehilangan sosok penting terlalu cepat. Kondisi itu dinilai cukup memengaruhi intensitas permainan Madura United.
Coach RB menegaskan, kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi agar Madura United bisa tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya demi memastikan tetap bertahan di Super League musim depan.
“Kami kehilangan pemain terlalu cepat. Kami kehilangan pemain yang bisa mengatur permainan. Tapi yang jelas, dari pertandingan akan menjadi evaluasi,” tegasnya.
Pertandingan berikutnya Madura United akan kembali melakoni laga away, yakni melawan PSIM Yogyakarta, Minggu (17/5/2026). (nur/zul)






