KABAR MADURA | Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat 21 desa yang belum merealisasikan pembangunan geria Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kendala utama yang dihadapi desa-desa itu adalah belum tersedianya lahan strategis yang memenuhi ketentuan dan berstatus milik pemerintah desa.
Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan Usaha Mikro Diskopindag Sampang Evi Hariati menjelaskan, pembangunan gerai KDKMP merupakan program strategis untuk memperkuat kelembagaan koperasi desa sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Namun, dalam praktiknya, tidak semua desa siap dari sisi ketersediaan aset lahan.
“Dari total 186 desa di Sampang, terdapat 21 desa yang belum melakukan pembangunan gedung KDKMP karena terkendala lahan,” ujar Evi, Selasa (27/1/2026).
Dia menegaskan, lahan yang digunakan untuk pembangunan gedung KDKMP tidak boleh berasal dari kepemilikan pribadi. Lahan itu harus berstatus milik negara atau pemerintah desa, seperti tanah kas desa. Selain itu, berdasarkan petunjuk teknis pelaksanaan, lokasi pembangunan harus berada di kawasan strategis, mudah diakses masyarakat, siap pakai, serta aman dari potensi bencana.
“Lahan harus memiliki status kepemilikan yang jelas dengan luas ideal sekitar 1.000 meter persegi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Evi menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Diskopindag telah melaporkan persoalan tersebut kepada pemerintah pusat melalui Diskopindag Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, sebagian besar tanah kas desa di 21 desa itu belum memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Jika dipaksakan untuk dibangun, dikhawatirkan gedung KDKMP tidak akan berfungsi secara optimal,” ungkapnya.
Pihaknya berharap, ke depan segera ada solusi konkret terkait persoalan lahan di 21 desa tersebut. Dengan demikian, pembangunan gedung KDKMP dapat terealisasi sesuai target dan benar-benar memberikan manfaat bagi penguatan ekonomi desa.
“Tentu kami berharap ada solusi secepatnya, agar pembangunan KDKMP di seluruh desa bisa berjalan sesuai target,” pungkasnya. (yan/waw)





