Puluhan Koperasi Wanita di Pamekasan Tidak Aktif

News109 views

KABAR MADURA | Keberadaan koperasi wanita (kopwan) di Pamekasan masih terbilang minim. Buktinya dari total 817 koperasi yang ada, hanya 223 kopwan yang tercatat. Tidak hanya minim, dari total 223 kopwan tersebut, terdapat 71 kopwan yang tergolong tidak aktif.

Kepala Bidang (Kabid) Koperasi Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan Baihaki mengatakan, tidak aktifnya puluhan kopwan itu lantaran tidak melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT). Penyebabnya beragam, mulai dari usaha yang tidak jalan, kepengurusan yang tidak efektif, dan lainnya.

Baca Juga:  101 Gerai di Pamekasan Sudah Selesai Dibangun, Legislatif Soroti Dampak KDKMP

“Untuk proses dan pembinaan sebenarnya sama dengan koperasi pada umumnya. Namun bedanya, untuk kopwan anggotanya perempuan semua,” terangnya, Kamis (19/12/2024).

Sementara itu, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Moh. Faridi menegaskan, keberadaan kopwan di Pamekasan perlu didorong agar lebih aktif lagi. Pasalnya, itu menunjukkan sebuah pemberdayaan terhadap perempuan lokal.

Menurut Faridi, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait harus mendorong terhadap kemajuan kopwan di Pamekasan, di antaranya melalui pembinaan, sosialisasi, dan lainnya. Sebab, kata politisi PKB itu, keterlibatan perempuan dalam kemajuan suatu daerah juga diperlukan.

“Kami menyarankan adanya keberpihakan anggaran dalam melakukan sosialisasi atau pembinaan untuk koperasi, termasuk kopwan. Karena sebenarnya banyak kondisi sosial yang melibatkan perempuan, tapi tidak terlibat aktif. Jadi perlu dorongan untuk itu,” tukasnya kepada Kabar Madura. (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *