Ribuan OGDJ Mayoritas Warga Pamekasan

News133 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Sedikitnya, 1.081 orang dalam gangguan jiwa (OGDJ). Dari data itu, 30 orang dipasung. Angka tersebut berdasar pendataan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa (TPKJM) hal ini diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Penyakit Tidak Menular Kesehatan Jiwa dan Napza Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Rofiki, Selasa (28/11/2023). 

Dia mengaku, ribuan OGDJ merupakan hasil pendataan dari tahun 2022 lalu. Setelah dilakukan pembaharuan daya, OGDJ di daerah yang identik dengan slogan Bumi Gerbang Salam mengalami penurunan. Data per Oktober 2023 OGDJ menjadi 1.062 dan 14 orang dipasung.  

Baca Juga:  Kenaikan Harga Pertamax Picu Peralihan ke Pertalite, Warga Pamekasan Khawatir Terjadi Kelangkaan

“Penurunan angka OGDJ ini tidak terlepas dari penanganan optimal dari TPKJM,” ucapnya kepada Kabar Madura. 

Pihaknya menuturkan, salah satu penanganan oleh TPKJM yakni, memantau, mendampingi para OGDJ. Pendampingan tersebut juga melibatkan pihak keluarga dan pemerintahan desa. Bahkan sebagai penanggung jawab dari adanya pemantauan serta pendampingan yakni Puskesmas terdekat. 

“Tentu dari segi pemberian obat-obatan, status gizi maupun kebersihan kami pasrahkan ke puskesmas terdekat,” tuturnya. 

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Ditegaskan, penanganan pasien OGDJ juga bekerjasama dengan  lintas sektor. Meliputi,  pemerintah desa (pemdes), Dibas Sosial (Dinsos) dan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Mayoritas OGDJ yang masuk pendataan merupakan warga asli Pamekasan. 

Baca Juga:  Dinkes Pamekasan Uji Lab Sampel Susu MBG yang Diduga Berulat

“Intinya kami berupaya seoptimal mungkin untuk terus memberikan pendampingan dan pemantauan terhadap OGDJ di Pamekasan,” tegasnya.

Pewarta: Moh. Farid

Redaktur: Titik Iswanto

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *