KABARMADURA.ID | Kegemarannya di dunia seni membuat Tola’adi bertekad untuk mendedikasikan diri sebagai pelestari tembhang Madura. Hal itu dilakukan karena dirinya merasa miris dengan perkembangan tembhang Madura yang sepi peminat di kandang sendiri. Sehingga, dia tergerak untuk tetap melestarikan budaya lokal tersebut.
SAFIRA NUR LAILY, PAMEKASAN
Pria kelahiran 1989 itu memiliki ketertarikan di kesenian sejak kecil. Semuanya bermula dari sesepuhnya yang memang merupakan seniman desa. Alhasil, dia cukup dekat dengan instrumen kesenian yang ada, salah satunya tembhang dan seni karawitan. Tidak main-main kecintaannya di kesenian, Tola’adi mendalami tembhang Madura dengan berguru ke tiga tokoh budayawan Pamekasan.
Menurut guru bahasa Madura di SMA 3 Pamekasan itu, dewasa ini para kaula muda tidak banyak yang menggandrungi atau menyukai tembhang. Pasalnya, masih banyak salah persepsi dalam mengartikannya, seperti dianggap mengundang hal-hal yang mistis. Padahal, isi dari tembhang itu merupakan kisah-kisah religius yang mengandung moralitas, layaknya sirah nabawi, kisah isra’ mi’raj, dan kisah keagamaan lainnya.
“Mereka pikir, tembhang itu ada kaitannya dengan horor atau hal gaib. Padahal tidak, sebenarnya kisah yang mengandung moralitas yang dilengkapi dengan lagu dan musik,” ungkap Tola’adi, Kamis (26/10/2023).
Anak ketiga dari empat bersaudara itu bertekad untuk tetap melestarikan tembhang Madura. Salah langkahnya dengan menularkan pengetahuannya tentang tembhang Madura di lingkungan sekolah melalui kegiatan belajar mengajar yang dilakukan. Selain itu, juga konsisten menampilkan acara-acara kesenian yang di dalamnya menghadirkan tembhang Madura, baik di kegiatan pemerintahan daerah, ataupun event-event kesenian tertentu.
“Saya coba untuk memberikan workshop kepada guru-guru mengenai seni karawitan. Tahun lalu di Sumenep, ada juga yang di Surabaya, yang digelar oleh Balai Bahasa,” ungkap pria yang tinggal di Panglegur, Pamekasan itu.
Pengalaman Tola’adi di Bidang Kesenian
- Pentas Karawitan di TMII Jakarta 2016
- Duta Kesenian Pamekasan TMII 2016-2017
- Duta Kesenian Pamekasan TV Pendidikan Sidoarjo 2018
- Pendamping Siswa Cakdurrasim pada Pekan Siswa 2017
- Pemateri Seni Karawitan di Workshop Karawitan untuk Guru 2022-2023
- Pemateri Tembhang Macapat di Surabaya oleh Balai Bahasa





