KABAR MADURA| Drainase lingkungan permukiman yang melekat pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Pamekasan tahun ini menyasar tujuh desa dan enam kelurahan. Pengerjaannya ditarget terlaksana pada bulan Agustus mendatang.Kepala Dinas DPRKP Muharram, melalui Kepala Bidang (Kabid) Kawasan Permukiman, Sanitasi, dan Air Bersih Andriyani mengatakan, tersebarnya di 13 lokasi itu berdasarkan usulan. Total anggaran untuk realisasi ini adalah Rp2,07 miliar yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Setiap lokasi, anggarannya beragam, mulai dari Rp50 juta hingga Rp200 juta.
“Usulan semua kelurahan/desa. Tapi dipangkas, karena banyak lokasi yang dilakukan juga oleh Dinas PUPR. Sedangkan kami (DPRKP) fokusnya di lingkungan permukiman,” ungkapnya, Selasa (9/7/2024).
Dia menambahkan, target penyelesaian pengerjaan drainase lingkungan itu hingga awal Desember. Adapun lokasi yang mendapatkan pengerjaan drainase tahun ini adalah Desa Jalmak, DesaTambung, Desa Murtajih, Desa Dasok, Desa Larangan Dalam, Desa Ceguk, Desa Sumedangan, Kelurahan Barurambat Kota, Kelurahan Kolpajung, Kelurahan Barurambat Timur, Kelurahan Bugih, Kelurahan Gladak Anyar, dan Kelurahan Jungcangcang.
“Pelaksanaan insyaallah bulan Agustus. Target awal Desember sudah selesai,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Fathorrasyid mengatakan, pihaknya belum mengetahui terkait akan direalisasikannya drainase khusus permukiman tersebut. Kendati demikian, dirinya menyambut baik atas hal itu. Sebab, apabila hanya mengandalkan dana desa, pemenuhan infrastruktur tidak akan mencukupi. Sehingga, memang butuh dukungan dari pemerintah kabupaten ataupun pusat.
Dia berharap, pengerjaan tersebut nantinya bisa terealisasi sesuai dengan aturan, tanpa mengurangi kualitas yang sudah ditentukan.
“Siapapun nanti yang jadi pelaksananya, kami harap terealisasi sesuai aturan yang berlaku. Kualitas pengerjaannya harus benar-benar terjamin. Karena kalau ada apa-apa, yang jelek di masyarakat pasti pemerintah desanya,” tegasnya.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





