Tidak Terima Pernyataan Plt Kadinkes KB Sampang, Pj Kades Pulau Mandangin: Saya Keberatan!

News154 views

KABAR MADURA | Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Pulau Mandangin Anam turut buka suara mengenai pernyataan Plt Kadinkes KB Sampang dr. Herlinda Lusi Harini yang menyebut Pulau Mandangin menjadi tempat pembuangan pasien kusta pada zaman Belanda.

Anam mengaku, meski bukan putra asli Pulau Mandangin, dirinya sangat menyayangkan Plt Kadinkes KB Sampang tersebut.

“Saya asli domisili Sampang. Tetapi sebagai pejabat Desa Pulau Mandangin, saya keberatan terhadap pernyataan Plt Kadinkes KB Sampang,” katanya, Rabu (16/7/2025).

Menurutnya, pernyataan Plt Kadinkes KB Sampang adalah rumor yang masih belum terbukti keabsahannya, kendati sudah tidak asing di telinga masyarakat umum.

Baca Juga:  Belum Punya Gedung Permanen, Siswa Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dipindah ke Sampang

“Banyak keluhan dari masyarakat Pulau Mandangin yang saya terima. Mereka merasa malu tempat tinggalnya menjadi bahan pembicaraan,” ujarnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Anam mengungkapkan bahwa pihaknya juga sudah menemui langsung Plt Kadinkes KB Sampang di kantornya untuk mengklarifikasi pernyataannya. Kendati dirinya mengaku tidak puas dengan jawaban dr. Herlinda Lusi Harini.

“Setelah ramai di media, saya langsung menemui bu Lusi di kantornya untuk meminta penjelasan. Namun jawabannya tidak memuaskan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bank Sampang Raih Penghargaan Top BUMD Awards 2026 BPRS Bintang 5

Anam menegaskan, sebagai ASN sekaligus yang saat ini sebagai Pj Kades Pulau Mandangin, pihaknya akan memfasilitasi setiap protes yang hendak disampaikan oleh warga ke Plt Kadinkes KB Sampang.

“Kalau ada warga yang mau protes atau meminta klarifikasi kepada bu Lusi, saya siap fasilitasi, atau misalnya warga meminta bu Lusi menyampaikan permohonan maaf secara khusus terhadap warga Mandangin,” pungkasnya. (yan/din)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *