KABAR MADURA | Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan Masrukin mengaku sudah mewawancarai tiga orang calon direktur Perusahaan Air Minum Daerah atau Perumdam Tirta Jaya Pamekasan. Namun, keputusan akhirnya masih dikeluarkan.
Menurut Masrukin, keputusan akhir belum dikeluarkan lantaran masih dilakukan berbagai pendalaman hasil wawnacara tersebut. Selain itu juga mempertimbangkan berbagai tahapan seleksi dari tim seleksi (timsel) yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.
Mantan sekretaris DPRD Pamekasan itu mengungkapkan, menentukan satu orang yang akan menduduki jabatan direktur Perumdam Tirta Jaya itu membutuhkan banyak waktu. Apalagi kapasitas dari ketiga orang calonnya sama-sama bagus.
Sekadar diketahui, rekrutmen calon direktur Perumdam Tirta Jaya ini melewati beberapa rentetan tahapan, termasuk dalam prosesnya melibatkan unsur akademisi.
“Kami agak sulit, kualifikasi dari 3 orang ini bagus-bagus. Tapi (penentuannya) kan tidak serta merta sendirian saya, kami juga harus tahu bagaimana plus dan minus-nya,” jelasnya kepada Kabar Madura, Kamis (20/6/2024).
Masrukin menambahkan, asesmen kepada tiga orang calon itu sudah dilakukan. Namun, pihaknya masih belum bisa menyebutkan target kapan tahapan rekrutmen ini selesai. Pihaknya hanya bisa mengupayakan selesai secepatnya.
“Saya sudah melakukan pendalaman-pendalaman dan komitmen-komitmennya juga sudah kami dalami,” tambahnya.
Sekadar diketahui, tiga orang calon direktur Perumdam Tirta Jaya itu adalah Rendra Wirawan, Syamsul Arifin, dan Adie Kurniawan.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Harun Suyitno menegaskan, penentuan direktur definitif Perumdam Tirta Jaya harus segera selesai, agar kebutuhan masyarakat bisa segera terlayani dengan baik. Pihaknya juga menekankan supaya nantinya yang jadi direktur benar-benar bisa menjalankan perusahaan dengan baik.
“Dari tiga calon yang sudah diseleksi, tentu orang baik-baik. Kami yakin, tim seleksi tidak mungkin sembarangan memilih. Maka harapan kami, penentuannya bisa segera dipercepat,” tutur politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Sule Sulaiman





