KABAR MADURA | Pendapatan asli daerah (PAD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan berada di angka 22,42 persen dari total target Rp160 miliar di 2025, atau sebesar Rp35.891.202.047. Pendapatan tersebut, kata Direktur RSUD SMart dr. Raden Budi Santoso, direalisasikan selama tiga bulan pertama.
Perolehannya berbasis layanan, mulai dari layanan rawat inap sampai pelayanan rawat jalan. Realisasinya tergantung pada kedatangan pasien yang memeriksakan kesehatan, meminta pengobatan atau diagnosa penyakit. Rincian pendapatan itu dari layanan laborat, radiologi, ambulans, apotek, unit gawat darurat, patologi anatomi, hemodialisa dan lainya.
“Kalau PAD rumah sakit 90 persen dari pelayanan kesehatan yang dibiayai oleh BPJS Kesehatan, asal tidak ada pembatasan klaim, jadi kami melayani berapa, BPJS menyetujuinya, ya dibayar,” urai dr Raden Budi, Senin (28/4/2025).
“Aturannya di triwulan pertama dari target yang sudah ditetapkan dibagi menjadi 4 saja, yakni 25 persen yang harus dicapai,” imbuhnya. (rul/waw)





