KABAR MADURA | Warga Desa Asem Nonggel, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang menangkap kembali seorang pelaku pembacokan yang diduga dilepas oleh Kepolisian Resor (Polres) Sampang. Kejadian tersebut viral di berbagai platform media sosial.
Salah seorang warga dalam video yang viral itu mengatakan “Pelaku pembacokan sudah tangkap tadi sore, namun malam harinya sudah dilepaskan oleh polisi. Bagaimana keadilan di Kabupaten Sampang ini?,” teriaknya dalam video viral tersebut.
Menanggapi video viral itu, Kapolres Sampang AKBP Hartono membenarkan kejadian tersebut bahwa ada sekelompok masyarakat Jrengik yang menangkap pelaku pembacokan kemudian diserahkan ke Polsek Jrengik.
Kendati demikian, Hartono membantah melepas pelaku pembacokan tersebut. Menurutnya, pelaku mengaku pusing, kemudian minta izin untuk berobat ke puskesmas. Namun, pulang tanpa sepengetahuan pihaknya.
“Kami percaya mereka setelah berobat ternyata mereka pulang, tidak ada penangguhan,” ungkapnya Rabu (12/3/2025).
AKBP Hartono menyebut, saat pelaku hendak berobat ke puskesmas tidak ada pendampingan dari pihak kepolisian. Pihaknya mengakui ada keteledoran yang dilakukan oleh bawahannya.
“Yang menangani kasus ini masih dalam proses pemeriksaan di Divisi Propam,” ujarnya.
Hartono berharap, ke depannya segala permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat dapat diselesaikan melalui aturan dan hukum yang berlaku. (km91/sub/din)





