Volume Sampah Pamekasan Meningkat 30 Persen Selama Libur Lebaran

News, Lingkungan208 views

 

KABAR MADURA | Peningkatan volume sampah di Pamekasan selama masa libur lebaran 2025 naik 30 persen dibandingkan hari biasa. Peningkatan tersebut mulai terlihat di minggu terakhir bulan Ramadan hingga pasca  perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Pamekasan, Buyung Sebastian melalui staf Bidang Persampahan DLH Pamekasan Muhammad Yunus mengatakan, terjadinya peningkatan volume sampah rutin terjadi setiap tahun. Tidak hanya pada saat libur lebaran, namun juga terjadi pada saat momen-momen tertentu.

“Hampir setiap tahun volume sampah memang terus terjadi. Selain pada saat perayaan hari Idulfitri, juga terjadi pada saat pergantian tahun baru Masehi,” ungkapnya, Kamis (10/4/2025).

Berdasarkan data DLH Pamekasan, selama masa libur lebaran, volume sampah harian mencapai rata-rata 46 hingga 50 ton per hari. Jumlah tersebut meningkat dari jumlah biasanya yang hanya sekitar 40 ton. Bahkan, pada puncak perayaan Idulfitri, jumlah sampah sempat tembus 58 ton.

Baca Juga:  Dipercaya Jadi Tuan Rumah Hardiknas, Momentum Pamekasan Lahirkan Energi Baru Pendidikan

“Sebelum masa lebaran, timbunan sampah antara 35 hingga 40 ton per hari. Namun, selama masa libur dan perayaan Idulfitri, jumlah tersebut meningkat menjadi 46 hingga 50 ton per hari. Namun pasca lebaran, volume sampah sedikit melandai ke angka 40, 42 hingga 43 ton per hari,” tambahnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Yunus mengatakan, lonjakan sampah didominasi oleh sampah rumah tangga, terutama sampah organik seperti sayur-sayuran dan sisa makanan. Meskipun ada sampah anorganik, pihaknya menyebut bahwa jumlahnya tidak sebanyak pada hari biasanya.

Baca Juga:  Setahun Memimpin Pamekasan, Wabup: Kami Tetap Harmonis dengan Bupati

Untuk mengatasi hal itu, DLH Pamekasan menerapkan perubahan sistem kerja, seperti menambah frekuensi pengangkutan sampah dari dua kali menjadi tiga kali sehari. Petugas penyapu jalan juga mulai bekerja lebih awal, dari yang sebelumnya sekitar jam 05.00 WIB menjadi pukul 02.00 WIB.

“Pelaksanaan sistem baru tersebut berjalan dengan baik, mulai dari proses pengangkutan dari sejumlah lokasi di desa dan kelurahan ke Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R), hingga sampai pada tempat pemrosesan akhir (TPA),” pungkasnya.

DLH Pamekasan menyebut, pihaknya juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan yang membatasi kegiatan masyarakat selama lebaran. Sehingga sampahnya juga berkurang. (km62/din)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *