KABAR MADURA | Sudah genap setahun memimpin Pamekasan bersama Bupati KH. Kholilurrahman, Wakil Bupati Sukriyanto tidak lepas dari berbagai sorotan, baik yang bernada positif maupun negatif. Salah satu isu yang kerap mencuat adalah dugaan ketidakharmonisan antara keduanya.
Menanggapi hal tersebut, Sukriyanto menegaskan, sejak awal kepemimpinan, ia bersama bupati justru memprioritaskan keharmonisan dan solidaritas di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, hubungan yang selaras antara bupati dan wakil bupati merupakan kunci penting dalam menjaga stabilitas serta efektivitas jalannya pemerintahan.
“Langkah pertama di satu tahun kepemimpinan ini, kami menjaga keharmonisan antara bupati dan wakil bupati,” jelasnya kepada Kabar Madura, Selasa (31/3/2026).
Wabup Sukri menjelaskan, visi dan misi yang telah disusun sejak awal kepemimpinan terus direalisasikan secara bertahap di berbagai sektor. Di antaranya mencakup pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, serta sejumlah program strategis lainnya.
Dia juga memastikan bahwa program prioritas pemerintah daerah telah mulai berjalan, meski pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Hal ini terutama berlaku pada sektor infrastruktur, seperti pembangunan jalan yang membutuhkan proses panjang dan dukungan anggaran besar.
“Kami mohon doanya ke depan, bupati dan wakil bupati ini tetap semangat dan menjaga solidaritas, termasuk bersama OPD,” tukasnya. (nur/zul)





