Wabup Sumenep Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Lewat Kirab Pusaka Keraton

Kebudayaan11 views

KABAR MADURA |Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya melalui Kirab Pusaka Keraton Sumenep sebagai simbol penghormatan terhadap sejarah, identitas, dan warisan leluhur masyarakat Kota Keris.

Salah satu wujud nyata komitmen tersebut terlihat melalui pelaksanaan Kirab Pusaka Keraton Sumenep yang setiap tahun menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah, budaya, dan identitas masyarakat Kota Keris. 

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian penutup Haul Akbar dan Penjamasan Pusaka Kabupaten Sumenep 2026 yang sebelumnya berlangsung di Desa Aeng Tong-Tong. 

Dalam sambutannya, KH. Imam Hasyim memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini konsisten menjaga keberlangsungan tradisi budaya Sumenep, mulai dari keluarga besar Keraton Sumenep, para budayawan, tokoh masyarakat, hingga generasi muda yang terus terlibat dalam pelestarian warisan leluhur. 

Menurutnya, Kirab Pusaka bukan sekadar agenda budaya tahunan, melainkan simbol penghormatan terhadap perjalanan sejarah panjang Sumenep yang penuh nilai luhur dan keteladanan. 

“Pusaka yang dikirab bukan hanya benda bersejarah, tetapi simbol perjuangan, kebesaran, dan identitas masyarakat Sumenep yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya. 

Dia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi semata. Pelestarian budaya harus berjalan seiring sebagai fondasi dalam membangun karakter masyarakat yang beradab, beretika, dan memiliki jati diri yang kuat. 

Sebagai salah satu daerah yang dikenal luas dengan kekayaan sejarah dan budayanya, Sumenep memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah derasnya pengaruh globalisasi. 

“Kemajuan daerah harus tetap berpijak pada nilai-nilai budaya. Justru budaya menjadi kekuatan utama dalam memperkuat identitas daerah dan membangun kebanggaan masyarakat terhadap sejarahnya sendiri,” kata KH. Imam Hasyim. 

Baca Juga:  Pemkab Sumenep dan Baznas Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran di Giligenting

Menurutnya, Keraton Sumenep memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah daerah. Dari lingkungan keraton lahir berbagai nilai kepemimpinan, tata pemerintahan, serta tradisi luhur yang hingga kini masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumenep. 

Karena itu, Kirab Pusaka menjadi sarana efektif untuk mengenalkan kembali sejarah dan nilai budaya kepada generasi muda agar tidak kehilangan jati diri di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan pelestarian budaya sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah sekaligus menjaga keberlanjutan warisan leluhur. 

“Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi pelaku dan penerus budaya. Sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah dan budayanya,” tegasnya. (ara/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *