KABAR MADURA | Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan PP) Sumenep menargetkan pendirian 334 Koperasi Merah Putih rampung pada Juni 2025.
Kepala Diskop UKM dan PP Sumenep M. Ramli menjelaskan, Koperasi Merah Putih merupakan program strategis daerah untuk menguatkan ekonomi kerakyatan yang melibatkan banyak pihak.
“Koperasi Merah Putih ini bisa diisi oleh berbagai elemen masyarakat, seperti Muslimat, anggota BUMDes, dan unsur masyarakat lainnya,” ujar Ramli, Kamis (24/4/2025).
Dia menyebut, pemerintah desa atau pemdes sudah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk menjalankan koperasi tersebut. Mereka bisa diambil dari anggota organisasi kemasyarakatan yang ada di desa tersebut.
“Kami telah lakukan pelatihan dan pendampingan kepada calon pengurus koperasi, sehingga ketika operasional dimulai, mereka sudah siap,” tambahnya.
Menurut Ramli, koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi desa dan wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dan akses pemasaran. Pihaknya optimistis seluruh target akan tercapai sesuai tenggat waktu.
“Kami pastikan pendampingan terus berjalan agar semua koperasi bisa beroperasi secara legal dan profesional,” tukasnya.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari, menegaskan, program ini harus benar-benar berfungsi secara optimal. Dia menekankan harus ada indikator yang jelas ketika program tersebut berjalan.
“Jangan sampai koperasi ini hanya jadi formalitas. Harus ada evaluasi berkala agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Juhari. (ara/zul)





