KABAR MADURA | Menjelang peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop Umdag) Bangkalan terus mematangkan berbagai persiapan. Salah satu fokus utama adalah kesiapan operasional sekaligus pola kemitraan dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kepala Diskop Umdag Bangkalan Moh Rasuli mengungkapkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Kodim, sedikitnya enam unit KDMP sudah siap difungsikan. Namun, kepastian peresmian tetap bergantung pada agenda pemerintah pusat.
“Sekitar enam unit sudah siap, tapi proses pembangunan masih terus berlangsung,” jelasnya, Rabu (15/4/2026).
Terkait sistem permodalan, Rasuli menegaskan, koperasi tidak akan menerima dana tunai. Sebagai gantinya, pengurus koperasi akan memperoleh pasokan barang dari perusahaan mitra, termasuk BUMN seperti PT Pupuk Indonesia dan Bulog, untuk kemudian dipasarkan.
“Pengurus tinggal menjual barang yang diterima dan keuntungan akan dibagi sesuai skema yang saat ini masih menunggu petunjuk teknis,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0829 Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi menjelaskan, progres pembangunan KDKMP di setiap lokasi berbeda-beda. Ada yang telah selesai sepenuhnya, tetapi sebagian lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
“Dalam waktu dekat akan diresmikan, namun kita masih menunggu jadwal dari Presiden,” ujarnya.
Dia juga menyebut, hingga saat ini belum dapat dipastikan berapa jumlah KDKMP yang akan diresmikan pada tahap awal. Hal itu disebabkan pembangunan di lapangan masih terus berjalan dan membutuhkan pemantauan lanjutan. (fik/zul)





