7 Tips Sederhana Memulai Puasa agar Tubuh Tidak Kaget

Ramadan, News83 views

KABAR MADURA | Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan itu diambil setelah Sidang Isbat yang digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, (17/2/2026).

Saat menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan, tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan pola makan dan jam istirahat yang cukup signifikan. Peralihan dari kebiasaan makan dan minum sepanjang hari menjadi berpuasa sejak matahari terbit hingga terbenam kerap membuat sebagian orang merasa lemas, pusing, bahkan kurang fokus pada hari-hari awal.

Sebab itu, persiapan fisik dan penyesuaian pola hidup secara bertahap menjadi langkah penting agar tubuh tidak “kaget” dan tetap bugar dalam menjalankan ibadah puasa.

Berikut beberapa tips memulai puasa agar tubuh tidak “kaget” di awal-awal Ramadan:

1. Mengurangi Porsi Makan Secara Bertahap

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Beberapa hari menjelang Ramadan, biasakan untuk lebih mengontrol diri, terutama dalam mengatur pola makan. Mulailah dengan mengurangi camilan berlebihan, mengatur jam makan lebih teratur, serta menghindari makan terlalu larut malam. Tujuannya agar tubuh mulai beradaptasi dengan pola makan yang lebih terkontrol.

Baca Juga:  Langkah Sederhana Lepas dari Kecanduan Judol

2. Memperbaiki Pola Tidur

Tidur lebih awal akan membantu tubuh lebih siap saat bangun sahur. Kurang tidur dapat menyebabkan tubuh lemas, mudah lapar, dan sulit berkonsentrasi. Idealnya, waktu tidur berkisar antara 6 hingga 8 jam per hari.

3. Mengurangi Kafein Secara Perlahan

Bagi yang terbiasa mengonsumsi kopi atau teh berkafein setiap hari, pengurangannya sebaiknya dilakukan secara bertahap, mulai satu hingga dua minggu sebelum Ramadan. Cara ini membantu menghindari sakit kepala atau rasa tidak nyaman akibat penghentian kafein secara mendadak.

4. Perbanyak Minum Air

Pastikan asupan air putih tetap tercukupi, yakni kurang lebih dua liter per hari. Selama puasa, kebutuhan cairan bisa dipenuhi dengan pola dua gelas saat berbuka, dua hingga tiga gelas pada malam hari, dan dua gelas saat sahur.

Baca Juga:  Hadirkan Puspenma Kemenag, UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026

5. Memilih Menu Sahur yang Tepat

Saat sahur, hindari makanan terlalu manis atau gorengan berlebihan karena dapat membuat cepat lapar. Pastikan menu sahur mengandung karbohidrat, protein, serta sayuran agar stamina tubuh tetap terjaga selama berpuasa.

6. Jangan Langsung Melakukan Aktivitas Berat

Pada hari-hari awal puasa, sebaiknya kurangi aktivitas fisik yang terlalu berat. Beri tubuh waktu beradaptasi sekitar tiga hingga lima hari agar kondisi tetap stabil.

7. Buka Puasa Secara Bertahap

Saat waktu berbuka tiba, dahulukan minum air putih dan kurma atau makanan manis alami dalam porsi ringan. Beri jeda sebelum mengonsumsi makanan berat agar sistem pencernaan tidak “kaget”.

Dengan persiapan yang tepat, tubuh akan lebih mudah menyesuaikan diri sehingga ibadah puasa dapat dijalankan dengan lancar dan penuh semangat. (nur)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *