KABARMADURA.ID | SUMENEP-Setelah sempat viral beredar video salah satu jemaah haji lepas dari rombongan, Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep mengaku bahwa insiden tersebut memang lumrah terjadi setiap tahunnya. Sehingga ketua regu diminta agar terus mengontrol anggotanya.
Insiden terbaru ini sebagaimana dalam video berdurasi sekitar 30 detik itu, seorang jemaah sekitar usia 60 tahun ini lebih ini ingin pulang ke daerah asalnya, yakni Kecamatan Manding. Kesimpulan pertama ialah karena usia sepuh mengakibatkan ingatannya terganggu.
Kepala Kemenag Sumenep Chaironi Hidayat menyampaikan, soal jemaah haji yang kesasar di Mekah itu sempat lepas dari rombongan, sehingga jemaah haji atas nama Bunidin itu mengira pulang dari masjid di kampungnya.
“Ya sekitar pukul 12 malam lebih itu jemaah ditemukan oleh pendamping haji, karena langsung dicari,” katanya, Senin (29/5/2023).
Terhadap kejadian viral tersebut, pihaknya bakal terus meningkatkan pendampingan terhadap jemaah, terutama yang sudah sepuh. Sebab tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang pengawasannya bisa dilakukan oleh sesama jemaahnya.
Artinya, pada tahun sebelumnya, bisa didampingi didampingi keluarga. Sementara di tahun ini, jika beda kursi sudah tidak bisa berkumpul. Sehingga dia meminta agar semua pendamping harus ekstra mengontrol jemaahnya.
“Harapannya kejadian itu tidak terjadi lagi, kami juga meminta para ketua regu, harus bertanggung jawab terhadap 40 jemaahnya,” tegasnya.
Dia juga berharap, para jemaah harus terus mengontrol untuk tetap menjaga kesehatannya, apalagi kondisi cuaca di Mekah dan Madinah jauh berbeda dengan di Indonesia.
“Kami memang sejak awal selalu mewanti-wanti agar selalu saling menjaga satu sama lain,” pungkasnya.
Pewarta: Moh Razin
Redaktur: Wawan A. Husna





