KABARMADURA.ID | PAMEKASAN- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan sudah mengisi kekosongan pejabat melalui optimalisasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Namun, masih menyisakan 4 formasi dari 13 formasi yang masuk cakupan. Sebab tidak satupun calon dari 4 formasi yang memenuhi passing grade.
Kepala BKPSDM Pamekasan Saudi Rahman mengatakan, formasi PPPK teknis sebenarnya disiapkan 29 formasi pada seleksi 2022 lalu. Namun dengan adanya keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), maka formasi yang tidak terisi dari 29 formasi hanya 13 formasi yang dilakukan optimalisasi. Meski demikian, hasilnya masih tersisa 4 formasi belum terisi. Sehingga secara otomatis akan diisi pada seleksi PPPK teknis tahun ini.
“Ternyata setelah ada optimalisasi, ada 9 PPPK tenaga teknis yang sudah memenuhi syarat dan dinyatakan lulus, sehingga dari 29 formasi PPPK teknis tahun 2022 terpenuhi 25 formasi,” ujarnya kepada Kabar Madura, Senin (11/9/2023).
Sedangkan untuk keputusan optimalisasi dari 13 formasi PPPK teknis tahun 2022 kemarin, keputusannya menjadi kewenangan Kemenpan RB. Instansinya hanya menginformasikan dari keputusan yang ditetapkan. Sehingga tidak ada satupun intervensi kebijakan dari tataran pemkab. Sebab hasilnya berdasar nilai yang tertuang pada Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSC ASN) Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI).
“Proses yang sedang berlangsung pada saat ini untuk PPPK teknis tahun 2022 mendapatkan nomor induk PPPK teknis,” tuturnya.
Untuk diketahui, jumlah pendaftar PPPK teknis tahun 2022 kemarin mencapai 590 pendaftar. Dari jumlah itu, 211 calon dinyatakan lulus administrasi. Hingga saat ini proses seleksi berlangsung dan ada 1 orang yang tidak hadir. Sehingga yang ikut ujian hanya 210 calon PPPK. Dari hasil seleksi tersebut untuk pengisian 29 formasi hanya terisi16 orang, sisanya 13 formasi belum terisi.
“Untuk 16 orang yang sudah lolos pada seleksi PPPK tahun 2022 kemarin sudah dilantik dan sudah dinyatakan sebagai ASN, sedangkan sisanya yang lolos hasil optimalisasi 9 orang masih menunggu jadwal dari Kemenpan RB, Insya Allah akan dilantik sebagai ASN tahun ini, karena pemerintah akan membuka seleksi formasi baru bagi PPPK,” jelasnya.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Totok Iswanto





