Memasuki Musim Panen, Disperindag Pamekasan Belum Pastikan Semua Pabrikan Tembakau Lakukan Pembelian

News151 views

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan belum bisa memastikan 62 pabrikan  tembakau di Pamekasan, yang melakukan pembelian pada 2023, akan melakukan pembelian kembali pada musim panen tahun ini.

Pasalnya, sampai saat ini yang mengajukan surat izin pembelian hanya 22 pabrikan. Bahkan, dari jumlah itu, hanya satu gudang nasional, yaitu Sukun, yang sudah membeli tembakau milik petani.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Basri Yulianto mengatakan, pihaknya tidak bisa meminta pabrikan untuk segera melakukan pembelian tembakau. Namun, harga tembakau menjelang musim panen tembakau 2024 sudah mencapai Rp75 ribu per kilogram (kg). Harga itu sudah jauh di atas break even point (BEP) yang sudah ditetapkan.

Baca Juga:  Harga Plastik Melonjak, Pedagang Ikan Pamekasan Pilih Naikkan Harga Jual

“Kami tidak bisa mendorong percepatan, karena masing-masing perusahaan itu sudah punya jadwal sendiri, kuotanya sendiri-sendiri. Yang penting, ketika mereka mau buka gudang dalam waktu cepat, mereka mengajukan izin. Toh, kalau sekarang masih sebagian yang panen,” ujarnya kepada Kabar Madura, Kamis (8/8/2024).

Basri menyebut, setiap pabrikan yang biasa membeli tembakau milik petani sudah melakukan koordinasi. Bahkan, ketika dikunjungi Disperindag, para pabrikan sudah menyatakan kesiapannya membeli tembakau milik petani.

“Semua gudang sudah menyatakan siap melakukan pembelian semua. Kami sudah road show, hanya kalau perusahaan nasional itu sudah punya jadwal sendiri,” tambahnya.

Baca Juga:  Jaga Stabilitas Harga saat Ramadan, Disperindag Pamekasan Gelar Pasar Murah di 13 Kecamatan

Saat disinggung soal target serapan pembelian semua pabrikan pada tahun ini, Basri mengaku masih belum bisa memastikan. Dia hanya memprediksi kurang lebih sama dengan tahun sebelumnya, yakni 30 ribu ton.

“2024, produksi tembakau diprediksi akan meningkat, sebab tahun kemarin yang tidak tanam, tahun ini sudah tanam,” tegasnya.

Sekadar diketahui, BEP 2024 untuk jenis tembakau sawah Rp46.725, tembakau tegal Rp52.639, dan tembakau gunung Rp63.233. Sementara pada tahun sebelumnya, BEP tembakau sawah Rp41.193, tembakau tegal Rp47.653, dan tembakau gunung Rp56.597.

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *