KABAR MADURA | Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan menyampaikan bahwa bantuan pembangunan gudang rakyat yang berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI sudah hampir rampung.
Menurut Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan Abdul Fata, bantuan pembangunan gudang rakyat itu tersebar di tujuh lokasi di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Larangan, Galis, dan Pademawu. Progres pengerjaannya dari setiap lokasi beragam, ada yang sudah 90 persen dan 80 persen.
Namun, Fata mengaku, pihaknya tidak mengetahui secara pasti jumlah anggarannya. Pasalnya, bantuan itu dikerjakan pihak ketiga dan ditangani langsung oleh KKP.
“Program bantuannya dari pusat, baik dari sisi perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan, hanya rekanan yang melakukan pengawasannya itu berasal dari Pamekasan,” ungkapnya, Selasa (19/11/2024).
Pembangunan gudang rakyat di dua lokasi di Desa Majungan, satu lokasi di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu; dua lokasi di Desa Lembung, Kecamatan Galis; satu lokasi di Desa Candi, Kecamatan Galis; dan satu lokasi di Desa Montok, Kecamatan Larangan.
Menurutnya, usulan untuk 2025 sudah dikoordinasikan dengan KKP. Pihaknya berharap, sistem dalam proses pemberian bantuan itu bisa kembali sebagaimana yang telah dijalankan pada 2023, yakni dengan anggaran tugas pembantuan, di mana anggarannya turun ke Diskan Pamekasan. Kemudian, pihaknya mengajukan formulasi berbagai kegiatan, setelah itu dilakukan eksekusi.
“Kami yang penting sudah mengajukan. Kami masih belum menghitung secara detail berapa proposal yang sudah diajukan, paling tidak usulan kami bisa menjadi ukuran dari teman-teman KKP bahwa Pamekasan sudah melakukan pengajuan,” tegasnya. (rul/zul)





