KABAR MADURA | -Meski belum ada kepastian kuota yang akan berangkat, Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan tetap melakukan tes kesehatan kepada ribuan calon jamaah haji yang diproyeksikan akan berangkat di 2025. Hal itu dilakukan agar semua syarat sudah terpenuhi ketika sudah ada keputusan yang akan diberangkatkan.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Pamekasan Abdul Halim menyampaikan, tes kesehatan itu tersebar di 21 puskesmas di Pamekasan. Mengenai kuota keberangkatan, Pemerintah Republik Indonesia sedang berkoordinasi lebih lanjut agar ada penambahan kuota haji 2025.
“Kami belum mendapatkan jumlah pasti khusus jamaah asal Pamekasan yang akan berangkat di 2025,” paparnya, Kamis (23/1/2025).
Untuk persiapan keberangkatan ibadah haji 2025 sudah ada 1.160 orang yang sudah diverifikasi kesiapannya.
“Jadi ada dua tahap pemeriksaan kesehatan terhadap bakal calon jamaah yang sudah diverifikasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Saifuddin menyampaikan, tes kesehatan dilakukan dua tahap. Tahap pertama sudah ada 475 orang yang dites. Sedangkan untuk tahap kedua adalah 1.160 orang.
Tes kesehatan itu disesuaikan dengan kebutuhan dalam proses pelaksanaan haji, seperti cek laboratorium, tes kebugaran dengan cara berlari atau jalan.
“Termasuk tes darah lengkap, gula darah, kolesterol, asam urat, kemudian untuk perempuan kan tes kehamilan,” imbuhnya. (rul/waw)





