KABAR MADURA | Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) di UIN Madura menjadi ruang refleksi penguatan mutu dan masa depan kampus. Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, menegaskan bahwa pengembangan perguruan tinggi harus berpijak pada nilai budaya lokal sekaligus berorientasi pada standar global.
“Identitas keislaman, budaya Madura, dan kearifan lokal adalah modal dasar kita. Tapi pengembangannya tidak boleh berhenti di wilayah sendiri. Kita harus hadir dan bersaing dalam ekosistem global,” ujarnya saat mendampingi tim asesor APT.
Ia menambahkan pentingnya riset berbasis potensi lokal, tata kelola modern, dan jejaring lintas negara sebagai jalan percepatan transformasi. Menurutnya, akreditasi menjadi pengingat sekaligus pendorong perubahan kelembagaan.
“Akreditasi bukan sekadar penilaian, tetapi cermin untuk melompat lebih jauh” kata Saiful Hadi.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, menyoroti posisi strategis UIN Madura sebagai pusat ilmu, moral, dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Madura. Ia menilai kampus ini tidak hanya menyelenggarakan pendidikan tinggi, tetapi juga membentuk jaringan intelektual dan sosial yang bermanfaat bagi daerah.
“Tridharma tidak berhenti di tataran formal semata. Namun, muutu tata pamong, kebermanfaatan riset, dan kedekatan dengan masyarakat berjalan beriringan,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa alumni UIN Madura telah berkiprah di berbagai sektor seperti pendidikan, pemerintahan, keagamaan, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan sosial. Peran mereka dinilai memberi dampak nyata terhadap perubahan masyarakat.
Menurutnya, sinergi pemerintah daerah dan UIN Madura penting dalam mencetak SDM unggul dan memperkuat pembangunan wilayah.
“Kontribusi UIN Madura telah dirasakan oleh masyarakat. Kampus ini memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menjaga nilai, membangun kesejahteraan, dan memperkuat masa depan Madura,” katanya.
Rangkaian asesmen APT menunjukkan keselarasan visi antara pimpinan kampus dan pemerintah daerah: menguatkan identitas lokal, menjaga kiprah sosial, memperbaiki tata kelola, dan naik kelas dalam persaingan global. UIN Madura diharapkan tidak hanya menjadi pusat keilmuan, tetapi juga aktor akademik dan sosial yang diperhitungkan secara nasional dan internasional. (rul/zul)






