UNIBA Madura Perkuat Internasionalisasi Kampus tanpa Tinggalkan Budaya Lokal

Pemerintahan71 views

KABAR MADURA | Sebagai salah satu perguruan tinggi di Madura yang paling aktif memperkuat kolaborasi lintas negara tanpa meninggalkan akar budaya daerah, Universitas Bahaudin Mudhary atau UNIBA Madura berkomitmen agar mahasiswanya bisa berpengaruh di kancah internasional.

Rektor UNIBA Madura Prof. Rachmad Hidayat mengatakan, dengan mengusung semangat Kreatif, Berbudaya Lokal, dan Berjaring Internasional, visi internasionalisasi kampus tidak hanya difokuskan pada pengembangan dosen, tetapi juga memberikan ruang luas bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam program global.

“Kami tidak ingin internasionalisasi hanya menjadi slogan. Mahasiswa UNIBA harus bisa berbicara di forum dunia. Karena itu, mereka kami kirim ke berbagai negara seperti Thailand dan beberapa negara lain untuk mengenalkan UNIBA sekaligus memperkenalkan Madura,” ungkap Prof. Rachmad.

Baca Juga:  UNIBA Madura dan BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan 100 Stan ICP

Menurutnya, setiap mahasiswa yang mengikuti kegiatan internasional juga menjadi “duta budaya” yang membawa cerita tentang Madura, mulai dari nilai-nilai kearifan lokal, potensi alam, hingga kekayaan tradisi yang membanggakan.

“Kami ingin dunia tahu bahwa Madura bukan hanya tentang garam atau karapan sapi. Ada budaya luhur, kreativitas, dan semangat belajar tinggi dari anak-anak muda di sini. Itulah misi besar UNIBA Madura,” tegasnya.

Di bawah kepemimpinan Prof. Rachmad Hidayat, UNIBA Madura terus memperkuat identitasnya sebagai kampus berbasis inovasi dan budaya, dengan mendorong kolaborasi riset internasional, pertukaran pelajar, serta pengembangan kurikulum global yang berpijak pada nilai-nilai lokal.

Baca Juga:  ICP UNIBA Madura 2026 Akan "Kuliahkan" 1.000 Mahasiswa di Pasar Anom

Langkah-langkah konkret tersebut menjadikan UNIBA Madura semakin dikenal luas, tidak hanya sebagai kampus unggulan di wilayah timur Jawa, tetapi juga sebagai poros pendidikan tinggi Madura yang menembus batas dunia.

“Kami percaya, internasionalisasi tanpa budaya lokal itu kehilangan ruh. Karena itu, UNIBA Madura berkomitmen menjadi kampus global yang tetap berpijak pada nilai-nilai Madura,” pungkas Prof. Rachmad. 

Komitmen tersebut pernah mengantarkan UNIBA Madura menerima penghargaan khusus dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Madura di Sumenep beberapa waktu lalu. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kiprah UNIBA Madura yang dinilai konsisten membangun citra positif dunia pendidikan Madura di tingkat nasional hingga internasional. (ara/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *