Bupati Fauzi: Menjadi Pahlawan Masa Kini dengan Tindakan Nyata

Pemerintahan49 views

KABAR MADUA | Dalam momentum Hari Pahlawan tahun 2025, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan pesan mendalam tentang makna kepahlawanan masa kini. Dalam wawancara khusus, dia menegaskan bahwa semangat kepahlawanan tidak boleh hanya diperingati setiap 10 November, tetapi harus dihidupkan dalam keseharian melalui tindakan nyata.

“Menjadi pahlawan hari ini tidak harus bertempur di medan perang. Cukup dengan bekerja tulus, memberi manfaat, dan menjaga nilai kemanusiaan di lingkungan kita masing-masing, itulah bentuk kepahlawanan yang sebenarnya,” ujar Bupati Fauzi. 

Menurutnya, perjuangan di masa modern ini berbeda dengan zaman dahulu. Tantangan terbesar bukan lagi melawan penjajah bersenjata, melainkan melawan kemalasan, ketidakpedulian, dan egoisme sosial. Karena itu, Fauzi mendorong masyarakat Sumenep untuk menumbuhkan semangat kolaborasi dan empati dalam setiap aspek kehidupan.

Baca Juga:  Masuk 45 Nominasi Nasional, Pamekasan Bidik 30 Besar Proyek Persampahan

“Kita perlu pahlawan di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi kreatif, dan pelayanan publik. Semua punya peran untuk membangun daerah ini,” tambahnya.

Bupati yang dikenal dengan semboyan “Bismillah Melayani” itu juga mengingatkan pentingnya menjaga rasa syukur dan tanggung jawab moral terhadap warisan perjuangan para pahlawan bangsa. 

“Sumenep memiliki sejarah panjang perjuangan. Sudah seharusnya kita lanjutkan perjuangan itu dengan karya dan dedikasi. Jangan biarkan semangat pahlawan hanya jadi kenangan, jadikan tindakan,” ucapnya. 

Sebagai bentuk nyata semangat kepahlawanan, Achmad Fauzi menginisiasi berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat, mulai dari pemberian bantuan usaha kecil, dukungan bagi petani dan nelayan, hingga penguatan pendidikan karakter bagi generasi muda. Semua itu, menurutnya, adalah bentuk perjuangan yang relevan dengan zaman sekarang. 

Baca Juga:  LPG 3 Kg di Sumenep Langka, Harga Tembus Rp22 Ribu

“Saya ingin masyarakat Sumenep menyadari bahwa setiap tindakan kecil yang bermanfaat; mengajar anak, menanam pohon, melayani warga dengan senyum itu semua bagian dari perjuangan. Itulah pahlawan masa kini,” pungkasnya. (ara/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *