KABAR MADURA | Sebanyak 128 sekolah dasar negeri (SDN) di Bangkalan mengalami kerusakan berat, bahkan 8 sekolah di antaranya masih terkendala sengketa lahan dengan ahli waris.
Kondisi itu dikonfirmasi oleh Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan, Yusri. Dia menjelaskan, kerusakan gedung sekolah terjadi hampir merata di seluruh kecamatan. Mayoritas bangunan SDN itu telah dimakan usia dan belum pernah tersentuh revitalisasi sejak dibangun puluhan tahun lalu.
“Bangunan sekolah yang rusak merupakan bangunan tua, perkiraan dibangun tahun 80-an hasil instruksi presiden saat itu,” sebut Yusri, Kamis (22/1/2026).
Dia juga mengungkapkan, Dispendik Bangkalan sejatinya telah merencanakan perbaikan gedung sekolah dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp2,2 miliar pada 2026. Namun, rencana itu masih ada yang terkendala status kepemilikan lahan bangunan sekolah yang sebagian besar masih atas nama perseorangan dan belum tercatat sebagai aset pemerintah daerah.
Selain persoalan lahan, keterbatasan anggaran juga menjadi hambatan utama. Dengan dana yang tersedia hanya sekitar Rp2,2 miliar, Dispendik Bangkalan menargetkan perbaikan 40 gedung sekolah pada tahun ini.
Meski demikian, pihaknya tetap berupaya melakukan pengusulan tambahan anggaran dengan menyurati pemerintah provinsi (pemprov) dan pusat untuk perbaikan sekitar 150 gedung sekolah.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Bangkalan Rokib menegaskan, pihaknya komitmen untuk terus mendorong Dispendik agar melakukan pembenahan layanan pendidikan. Menurutnya, perbaikan sarana dan prasarana sekolah menjadi hal penting demi menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi peserta didik saat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM).
Rokib juga mengakui bahwa pada tahun 2026 terdapat kendala dalam percepatan perbaikan gedung sekolah akibat minimnya anggaran yang tersedia.
“Kami memang sudah mewanti-wanti terkait pendidikan ini. Kita ketahui bersama bahwa pendidikan ini sangat penting dan merupakan kebutuhan dasar. Alhamdulillah, karena adanya sinergi yang baik di tahun 2025 sudah banyak perbaikan fasilitas gedung,” ungkapnya. (km95/zul)





