UNIBA Madura Gelar Badminton Cup 2026, Pererat Hubungan Mahasiswa dan Dosen Lewat Olahraga

KABAR MADURA | Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura akan menggelar Badminton Cup 2026 antarfakultas. Kegiatan yang akan digelar pada 11–13 Juni 2026 tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara mahasiswa dan dosen.

Ketua Pelaksana Badminton Cup 2026, Achmad Supriyadi, mengatakan bahwa persiapan kegiatan hingga saat ini berjalan dengan baik. Seluruh proses administrasi kampus maupun penggunaan fasilitas pertandingan telah diselesaikan, sehingga panitia kini fokus meningkatkan partisipasi peserta menjelang penutupan pendaftaran.

“Progress persiapan cukup baik. Secara administrasi kampus maupun administrasi penggunaan GOR sudah selesai semua. Saat ini kami fokus melakukan promosi agar jumlah peserta terus bertambah hingga penutupan pendaftaran,” ujarnya.

Hingga saat ini, jumlah tim yang telah mendaftar mencapai sekitar 12 hingga 14 tim dari berbagai fakultas di lingkungan UNIBA Madura. Panitia menargetkan sebanyak 32 tim dapat ambil bagian dalam turnamen perdana tersebut.

Menariknya, Badminton Cup 2026 tidak bersifat wajib bagi mahasiswa. Kebijakan tersebut sejalan dengan prinsip kampus yang mendorong partisipasi berdasarkan minat dan semangat kebersamaan, bukan karena kewajiban administratif.

“Tidak ada kewajiban mengikuti kegiatan ini. Tujuan kami lebih kepada menciptakan suasana yang menyenangkan sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan dosen melalui olahraga,” kata Achmad.

Dia menjelaskan, salah satu daya tarik utama turnamen ini adalah adanya partai persahabatan antara mahasiswa dan dosen yang akan digelar pada babak semifinal. Momen tersebut diharapkan menjadi ruang interaksi yang lebih akrab di luar suasana perkuliahan.

Menurut Achmad, selama ini hubungan mahasiswa dan dosen lebih banyak terjalin dalam ruang kelas. Melalui kegiatan olahraga, komunikasi yang lebih santai dan kekeluargaan dapat terbangun sehingga tercipta iklim akademik yang semakin positif.

“Formalitas hubungan mahasiswa dan dosen biasanya hanya terjadi di dalam kelas. Dengan kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kedekatan yang lebih baik di luar proses akademik,” ungkapnya.

Badminton Cup 2026 juga menjadi sejarah baru bagi UNIBA Madura. Pasalnya, ini merupakan turnamen badminton pertama yang secara khusus diselenggarakan sebagai satu event dengan fokus pada satu cabang olahraga.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Soroti Lima Jabatan OPD Kosong, Pemkab Diminta Segera Isi Pejabat Definitif

Jika sebelumnya kampus menggelar berbagai perlombaan dalam satu kegiatan besar, kali ini seluruh rangkaian acara difokuskan pada olahraga bulu tangkis. Langkah tersebut menunjukkan keseriusan UNIBA Madura dalam memberikan ruang pengembangan minat dan bakat mahasiswa secara lebih maksimal.

Selain memperebutkan gelar juara, turnamen ini juga menghadirkan kategori Best Supporter yang diyakini akan menambah semarak persaingan antarfakultas. Dukungan para supporter diharapkan menjadi energi positif yang memperkuat solidaritas dan kebanggaan masing-masing fakultas.

Achmad berharap Badminton Cup 2026 mampu menjadi agenda rutin kampus yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat citra positif UNIBA Madura sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun karakter, kebersamaan, dan budaya organisasi mahasiswa.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan maksimal, membawa dampak positif bagi kampus, meningkatkan nilai organisasi mahasiswa, serta semakin mempererat hubungan antara mahasiswa dan dosen di UNIBA Madura,” pungkasnya. (ara/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *